Cegah COVID-19, Pemkot Bekasi Akan Atur Jarak Penjual Takjil Per 1 Meter

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 20:46 WIB
Calon Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggunakan hak pilihnya di TPS 01 Pekayon, Ota Bekasi, Rabu (27/62018).
Rahmat Effendi (Rengga Sancaya/detikcom)
Bekasi -

Pemkot Bekasi akan mengatur jarak penjual takjil agar tidak terlalu berdekatan. Penjual diminta menjaga jarak per 1 meter untuk menghindari penularan virus Corona (COVID-19).

"Nanti tim yang Pemkot itu ngatur jaga jarak, orangnya diatur semeter... semeter... semeter," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

Pria yang akrab disapa Bang Pepen itu menyebut petugas harus mengingatkan setiap penjual takjil yang masih berdempetan. Peringatan itu, kata Pepen, tanpa membentak ataupun menggunakan tindakan kekerasan.

"Kalau represif nanti bereaksi, mana bisa dibubarkan, lebih baik mejanya diatur. Supaya warganya physical distancing terpenuhi, kalau (diingatkan) pelan-pelan saya rasa mau," kata Pepen.

Pada Ramadhan ini memang bermunculan pedagang takjil musiman. Sayangnya, masih ada penjual takjil yang tidak memperhatikan anjuran physical distancing.

"(Seperti di) Perumnas 1, depan damkar, Duta Indah, (Bekasi) Utara, Mayor Oking juga banyak, mungkin pedagang asongan kan pada ke situ," lanjutnya.

(isa/mei)