Komplotan Pencuri Rp 2,9 M Tamu SBY Satu Keluarga

Komplotan Pencuri Rp 2,9 M Tamu SBY Satu Keluarga

- detikNews
Jumat, 16 Des 2005 14:20 WIB
Jakarta - Pelaku pencurian kopor berisi duit Rp 2,9 miliar milik tamu Presiden SBY terindikasi berjumlah 7 orang. Empat pelaku di antaranya merupakan satu keluarga."Di antara 7 pelaku, 4 di antaranya berasal dari satu keluarga, ada bapak, anak, dan adiknya. Mereka semua jadi pelaku," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/12/2005).Kapolda menyatakan, tim penyidik telah memeriksa beberapa saksi, termasuk istri masing-masing dari para tersangka."Kita periksa istri dari tersangka Dodi yang sudah kita tangkap. Selain itu, kita juga memeriksa istri dari orang-orang yang masuk dalam DPO. Kepolisian masih mengejar ke beberapa tempat," ujarnya.Menurut Kapolda, identifikasi tersangka terungkap berkat bantuan CCTV. "Kita analisa dan di situ terlihat ada pelaku yang bertugas mengajak ngobrol korban, ada pelaku yang bertugas mengalihkan perhatian satpam, dan ada pelaku yang bertugas membawa tas tersebut," kata Kapolda.Dari CCTV, lanjut Kapolda, terlihat pelaku membawa tas tersebut dengan disembunyikan di balik dada. Sedangkan tiga pelaku lainnya ada di luar. "Tersangka Dodi yang telah ditangkap bertugas menunggu dengan motor di luar Hotel Borobudur, dan dua lainnya bertugas menghalang-halangi apabila ada petugas yang mengejar," tutur Kapolda.Kapolda menjelaskan, pelaku mudah terungkap karena komplotan tersebut merupakan residivis dan pernah dijatuhi vonis 2 tahun. "Setelah keluar dari penjara. Polisi terus memantau kelompok ini, dan dari hasil penyelidikan, ternyata kelompok inilah pelakunya," ujarnya.Apakah targetnya WNA? "Saya kurang tahu jelas, tetapi mereka memang punya keahlian untuk mengetahui tas yang berisi uang," kata Kapolda.Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan tamu asing Rabithah Alam Islami (Liga Islam Dunia) menjadi korban pencurian di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 8 Desember. Kopor mereka yang berisi US$ 300 ribu atau setara Rp 2,9 miliar, amblas diambil orang.Menurut rencana, rombongan yang terdiri para ulama ini, selain bertemu Presiden SBY, juga akan memberikan ceramah di UIN Jakarta, berkunjung ke Aceh dan ponpes untuk menyerahkan bantuan.Polisi sebelumnya mengaku kesulitan mengungkap pelaku pencurian tersebut, karena rombongan enggan diperiksa. Bahkan rombongan ini justru meninggalkan Indonesia pada Selasa 13 Desember lalu. (aan/)


Berita Terkait