Penyeberangan Gilimanuk Menumpuk, Kadishub Bali: Banyak yang Pekerja

Angga Riza - detikNews
Minggu, 03 Mei 2020 15:05 WIB
pelabuhan gilimanuk
Pelabuhan Gilimanuk. (Foto: detikcom)
Denpasar -

Penumpukan penyeberangan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sejak semalam. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemprov Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta menyebut kebanyakan para pekerja yang menyeberang via Pelabuhan Gilimanuk.

"Sejak tadi malam sudah menumpuk. Mereka itu adalah banyak di antaranya yang pekerja, itu macam-macam. Ada yang berangkat ke Jawa karena bekerja, ada yang juga mereka memang karena di Bali sudah tidak bisa bekerja lagi, jadi, ya, pekerjaannya sudah selesai, jadi kembali. Ada juga yang pedagang, biasa lah, normal begitu, macam-macam," kata Samsi kepada wartawan, Minggu (3/5/2020).

Samsi menyebut jadwal penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk selalu tersedia. Namun, sebut dia, bukan untuk masyarakat yang mudik, tetapi pulang kampung.

"Penyeberangan itu selalu tersedia, tetapi tidak untuk yang mudik. Kalau memang untuk pulang kampung karena pekerjaan sudah selesai, mereka tidak mungkin lagi tinggal di Bali, itu boleh," ujar Samsi.

Samsi menjelaskan bahwa mereka yang sudah tidak punya pekerjaan lagi di Bali sehingga harus pulang ke daerah asal namanya pulan kampung. Dia menyebut masyarakat yang dirumahkan oleh perusahaannya dan kembali di daerah asal juga pulang kampung.

"Ya, gampang, kalau memang dia bekerja di Bali, ya, mudik ke Jawa. Kalau dia memang sudah tidak bisa bekerja lagi, ya, pulang kampung lah. Misalnya perusahaannya tutup nih di Bali, dia dirumahkan, dia pulang kampung dong," papar Samsi.

Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Banyuwangi meminta Pelabuhan Gilimanuk, Bali, tidak membuka lagi penjualan tiket penyeberangan bagi penumpang menuju Banyuwangi. Kebijakan tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kami akan mengirimkan surat resminya. Saya sudah mohon izin ke Bapak Gubernur Bali melalui WhatsApp terkait hal tersebut," kata Bupati Anas saat meninjau titik pengecekan pendatang di Terminal Brawijaya bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, Kamis (30/4).

(zak/zak)