PAN Gelar Rakernas I 2020 pada 5 Mei Via Video Conference

Ibnu Hariyanto - detikNews
Minggu, 03 Mei 2020 14:49 WIB
Ketua Umum PAN terpilih Zulkifli Hasan resmi menutup kongres di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).
Ketum PAN Zulkifli Hasan (tengah) (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Partai Amanat Nasional bakal menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2020. Rakernas I PAN ini akan dilaksanakan melalui video conference (vicon).

"Rakernas I PAN akan menggunakan video conference (vicon). Aplikasi yang digunakan adalah Zoom Meeting dan streaming di YouTube dan Facebook," kata Ketua Steering Committee (SC) Rakernas I PAN, Viva Yoga Mauladi dalam konferensi pers virtual, Minggu (3/5/2020).

Rakernas I PAN ini akan dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2020 mulai pukul 10.00 WIB. Viva Yoga menjelaskan kebijakan PAN menyelenggarakan Rakernas melalui video conference ini karena mematuhi anjuran dari pemerintah terkait penanganan virus Corona (COVID-19).

"Hal ini karena kita masih berjuang memberantas pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) dan mematuhi kebijakan pemerintah tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," sebutnya.

Viva Yoga mengatakan Rakernas I PAN akan diikuti 645 orang unsur DPP, termasuk Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, dan Mahkamah Partai. Kemudian juga oleh DPW hingga DPD PAN seluruh Indonesia. Rakernas I PAN akan dibuka oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifi Hasan.

Viva menambahkan, dalam rakenas itu, akan ada sambutan dari Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP) DPP PAN Hatta Rajasa dan dari Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN Soetrisno Bachir.

Viva menjelaskan ada sejumlah agenda akan dibahas dalam Rakernas tersebut mulai merumuskan dan menetapkan kebijakan partai dalam setahun ke depan hingga menetapkan perubahan sejumlah Peraturan Partai.

Sementara itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan Rakernas I PAN juga akan membahas berbagai isu-isu nasional. Isu nasional yang bakal dibahas itu antara lain terkait Perppu 1 Tahun 2020 dan omnibus law.

"Yang penting dibahas adalah pandangan PAN terhadap Perppu 1 Tahun 2020 dan pembahasan omnibus law. Ini pembahasan yang kita antisipasi meramaikan rakernas kita. kita akan buat pandangan resmi PAN terkait isu penting yang emang perlu disampaikan ke masyarakat, agar masyarakat mengetahui posisi politik PAN terhadap isu penting itu bagaimana," kata Eddy.

Eddy menjelaskan, PAN meminta pembahasan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 segera dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPR. Eddy berharap segera ada kepastian hukum terkait stimulus paket bantuan terkait penanganan masalah pandemi Corona.

"Terkait Perppu Nomor 1 Tahun 2020 dalam hal ini PAN minta agar pembahasannya segera dibahas di Banggar agar ada kepastian hukum terkait proses stimulus paket bantuan untuk menangani masalah kesehatan, masalah pandemi dan masalah penjaring sosial dan ekonomi yang memang kita butuhkan saat ini," tutur Eddy.

(ibh/elz)