Tolak 500 TKA China, DPRD Sultra Bersurat ke Jokowi

Sitti Harlina - detikNews
Sabtu, 02 Mei 2020 19:53 WIB
Gedung DPRD Sultra (Sitti Harlina/detikcom)
Foto: Gedung DPRD Sultra (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Pasca melakukan rapat paripurna atas penolakan terhadap kedatangan 500 TKA China di Sulawesi Tenggara, kini dewan mengirimkan surat kepada Presiden RI, Joko Widodo. dalam surat tertanggal 30 April tersebut memuat empat poin penting perihal penolakan.

Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan perihal surat yang dikirimkan kepada Jokowi.

"Difax, dikirim dan ada yang antar jadi semua sudah memenuhi untuk syarat termasuk Pak Ali Ngabalin minta di WA, sejak kemarin sudah," tulisnya, Sabtu (2/5/2020).

Ia menilai penolakan terhadap kedatangan 500 TKA dengan tujuan ke perusahaan pemurnian nikel yakni PT VDNI dan PT OSS tidak tepat. Pasalnya, saat ini kita sedang dihadapkan oleh wabah pandemi Corona, dimana asalnya dari Wuhan, Tiongkok.

Sebagai wakil rakyat, ia pun berharap agar surat yang disampaikan tersebut setelah melalui sidang paripurna dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk menghentikan 500 TKA. Dia berharap pemerintah pusat memaksimalkan pekerja lokal.

"Tidak ada lagi kejadian yang bisa membuat rakyat skeptis hanya kecerobohan perlakuan TKA ditengah kami fokus menangani Covid-19. Kemudian membangun asas keadilan dalam regulasi investasi terutama lebih memprioritaskan anak bangsa termasuk peningkatan high skill atau transfer ilmu ke pekerja lokal sehingga terbangun asas keadilan," harapnya.

Surat penolakan TKA China dari DPRD Sultra untuk Presiden Jokowi Foto: Surat penolakan TKA China dari DPRD Sultra untuk Presiden Jokowi (dok.Istimewa)
(lir/lir)