BRR Mengakui Rekonstruksi Nias Masih Kacau

BRR Mengakui Rekonstruksi Nias Masih Kacau

- detikNews
Kamis, 15 Des 2005 23:34 WIB
Jakarta - Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD dan Nias mengakui proses rekonstruksi Nias masih kacau. Sebab, banyak masalah yang kerap tidak diduga. "Kasihan juga, waktu itu mau diteken proyek pemulihannya, pesawat yang ditumpangi Gubernur Sumut Tengku Rizal Nurdin jatuh. Jadi tertunda lagi."Demikian dinyatakan Kepala BRR Kuntoro Mangku Subroto, kepada wartawan usai konferensi pers Aceh dan Nias satu tahun setelah tsunami di Hotel Hyatt, Jl MH Thamrin, Kamis (15/12/2005).Ia mengatakan, saat ini BRR harus kerja keras karena banyak masalah yang dihadapi. "Banyak pimpinan proyek di Nias tidak mau pindah dari Medan," keluhnya.Padahal, sudah ada ketentuan yang mengharuskan pimpinan berada di lokasi proyek. "Kita akan tegas soal itu, jadi kalau ada pimpro gakmau pindah kita coret namanya, karena hal tersebut membuat rekonstruksi jadi tersendat" cetusnya.Menurutnya, bagian logistik juga kerap kesulitan mengangkut barang ke Nias.Ke depan, Kuntoro menambahkan tantangan rekonstruksi Nias masih akan menghadang. "Masih ada camat yang mengambil genset milik NGO dan pos polisi yang jumlahnya banyak," ujarnya. (ton/)


Berita Terkait