2 Oknum Polisi Polda Babel yang Curi Senjata Dinas Ditetapkan Jadi Tersangka

Deni Wahyono - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 16:32 WIB
Konferensi pers penetapan tersangka kasus pencurian 7 senjata dinas Direktorat Samapta Polda Babel.
Konferensi pers penetapan tersangka kasus pencurian 7 senjata dinas Direktorat Samapta Polda Babel. (Foto: Istimewa)
Pangkalpinang -

Polisi menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pencurian 7 senjata api (senpi) dinas milik Direktorat Samapta Polda Bangka Belitung (Babel). Dua dari empat tersangka tersebut ialah oknum anggota Direktorat Samapta Polda Babel berinisial MAF dan MA.

"Ada empat orang yang ditetapkan tersangka terkait kasus pencurian senpi dinas. Dari Polda Sumsel ada dua orang, dari Polda Babel dua orang," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel AKBP Wahyudi kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

MAF dan MA merupakan oknum polisi yang mencuri senpi dinas Direktorat Samapta Polda Babel. Sedangkan dua tersangka lainnya ialah oknum polisi dari Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Bripda BAS dan anggota Polres OKU Timur Bripda AA.

"Untuk Bripda M Abrar dan Bribda Megi kita tetapkan tersangka kasus pencurian dan pemberatan, dan dilapis dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 51 dengan barang bukti 4 pucuk senpi," ungkap AKBP Wahyudi.

Sedangkan Bripda BAS dan Bripda AA dijerat dengan Pasal 480 terkait penampung hasil kejahatan (penadah) dan dilapis dengan Undang-Undang Darurat. Para tersangka saat ini ditahan di Polda Babel.

"Keempatnya kita tahan di Polda Babel. Memang kemarin kita telah menjemput 3 personel dari Polda Sumatera Selatan. Namun salah satunya berstatus saksi, Bripda AMS. Yang bersangkutan merupakan teman satu kos dengan Bribda BM dan saat penggeledahan ada di TKP. Jadi kita jadikan saksi," terang AKBP Wahyudi.

Selanjutnya
Halaman
1 2