Polisi Buat Sekat Zig-zag di Perbatasan Periksa Pemudik Hendak ke Medan

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 09:56 WIB
Penyekatan zig-zag di perbatasan masuk ke Medan (Haris Fadhil-detikcom)
Penyekatan zig-zag di perbatasan masuk ke Medan. (Haris Fadhil/detikcom)
Medan -

Polisi membuat sekat zig-zag untuk memperlambat laju kendaraan yang hendak masuk ke Medan. Sekat zig-zag ini dibuat untuk mempermudah petugas memeriksa kendaraan dari luar kota yang mengangkut pemudik.

Pantauan detikcom di Jalan SM Raja, Medan, Selasa (28/4/2020), terlihat water barrier diletakkan di ruas jalan yang menuju Medan. Ada juga pos jaga yang dibuat di dekat water barrier itu.

Kendaraan yang melintas terlihat melambat saat melewati water barrier itu. Penyekatan zig-zag tak terlihat di ruas yang menuju Tanjung Morawa, Deli Serdang.

"Water barrier di badan jalan dengan model zig-zag sehingga diharapkan ada perlambatan laju kendaraan dan memudahkan personel melakukan pemeriksaan terhadap para pengemudi dan penumpang yang melakukan mudik," kata Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar.

Selain di Jalan SM Raja, penyekatan zig-zag menuju Medan dibuat di Kampung Lalang dan Sibolangit. Kendaraan dari arah Binjai dan Karo juga akan dicek ketika hendak menuju Medan.

Pemerintah sebelumnya telah melarang mudik dari dan ke wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serta zona merah penyebaran virus Corona. Hingga saat ini, Medan belum menerapkan PSBB.

Namun berdasarkan data dari Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Medan digolongkan sebagai zona merah. Hingga Senin (27/4), terdapat 83 kasus positif Corona di Medan dengan 15 di antaranya sudah sembuh, 9 orang meninggal, dan 59 lainnya masih dirawat.

Simak juga video Tak Ada Penghasilan Jadi Alasan Pemudik Nekat Pulang Kampung:

(haf/haf)