Minta Patuhi Larangan Mudik, Ma'ruf: Taatlah Pada Allah, Rasul dan Pemerintah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 00:07 WIB
Wapres Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran tahun 2020. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan larangan mudik wajib diikuti oleh semua rakyat Indonesia demi mencegah penularan virus Corona.

"Akan tetapi situasi sekarang ini apabila mudik itu dilakukan maka sangat berbahaya karena sangat berpotensi bahkan sangat diyakini terjadi penularan. Akan memberikan terjadinya bahaya dari kita yang membahayakan orang lain atau orang lain yang terbahayakan oleh kita." ujar Ma'ruf melalui video yang disampaikan oleh Setwapres, Senin (27/4/2020).

Ma'ruf mengatakan setiap perbuatan yang dapat membahayakan diri dan orang lain harus dihindari. Menurutnya agama melarang perbuatan yang menimbulkan kerusakan.

"Oleh karena itu apabila sesuatu perbuatan walaupun itu baik, maslahat, tetapi kalau menimbulkan bahaya itu harus dihindari, wajib menghindari dan kita dilarang untuk membuat diri kita jatuh di dalam kerusakan," katanya.

Ma'ruf kembali menegaskan saat ini pemerintah telah melarang warga untuk mudik. Dia menyebut aturan itu wajib untuk dipatuhi.

"Apalagi, apabila karena sekarang ini justru pemerintah melarang, jadi wajibnya menjadi bertambah, wajib karena kita menghindari bahaya berdasarkan keyakinan dan wajib mentaati pemerintah, karena pemerintah itu juga untuk kemaslahatan kita semua, kemaslahatan umat. Melarang itu tentu sangat masuk akal berdasarkan peristiwa yang terjadi," jelas Ma'ruf.

Selanjutnya
Halaman
1 2