Perkosa Anak Tiri Selama 4 Bulan, Ahmadi Intimidasi Korban Pakai Hukum Adat

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 13:45 WIB
Pria di Janeponto perkosa anak tirinya yang masih berusia 15 tahun selama 4 bulan (dok. Istimewa)
Foto: Pria di Janeponto perkosa anak tirinya yang masih berusia 15 tahun selama 4 bulan (dok. Istimewa)
Jeneponto -

Ahmadi (40), warga Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), diringkus polisi atas kasus pemerkosaan terhadap perempuan berusia 15 tahun atau masih berstatus di bawah umur. Korban yang masih duduk di bangku SMP itu adalah anak tiri pelaku sendiri.

Korban disebut polisi mulai mengalami perbuatan mengerikan itu pada Senin, 11 November 2019, dengan cara lebih dulu diminta memijat pelaku. Perlakuan yang sama kemudian berulang kali dialami korban hingga bulan Maret 2020 atau sekitar empat bulan lamanya.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Andri Kurniawan, mengatakan pelaku melakukan aksinya saat ibu korban pergi ke pasar atau ke sawah, ataupun sedang tidak berada di rumah.

"Jadi tiap dilakukan itu ibunya tidak ada," ujar Andri saat dihubungi detikcom, Senin (27/4/2020).

Tersangka Ahmadi mencabuli anak tirinya dengan cara menakut-nakuti dengan hukum adat kampung. Selain itu, Ahmadi mengatakan istrinya atau ibu korban akan membunuh mereka jika kasus pencabulan ini diceritakan.

"Dia mengancam bahwa 'apabila ini diketahui oleh ibumu maka ibumu yang akan membunuh dan kita akan diusir dari kampung ini'," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2