Anggota DPR: Bansos di Tengah Corona Harus Cepat, Pangkas Birokrasi Berbelit

Mochamad Zhacky - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 10:17 WIB
H. Marwan Jafar, SE., SH., MM., MSi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Kabinet Kerja 2014–2019. Sebelumnya ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari PKB mewakili Jawa Tengah.
Marwan Jafar (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Marwan Jafar meminta agar bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak wabah virus Corona (COVID-19) bisa terus diberikan. Marwan mengingatkan penyaluran bansos di tengah pandemi virus Corona tidak boleh terkendala hanya karena birokrasi yang berbelit-belit.

"Regulasi dan kebijakan di tingkat pusat maupun di daerah harusnya mengacu pada spirit presiden membantu rakyat terdampak COVID-19 secara efektif, efisien, dan cepat, tepat sasaran. Rakyat butuh segera dibantu. Pangkas birokrasi yang berbelit, mulai proses pendataan, pelaksanaan, hingga pelaporan," kata Marwan kepada wartawan, Senin (27/4/2020).

Marwan menekankan antarkementerian/lembaga juga perlu menyinkronkan aturan yang ada dengan pihak pemerintah daerah. Jadi, sebut anggota Komisi VI DPR itu, jajaran di tingkat kelurahan/desa tidak kebingungan.

Yang tak kalah penting lainnya, menurut Marwan, adalah perihal akurasi data calon penerima bansos. Politikus PKB itu mengingatkan data calon penerima juga perlu diselaraskan agar tidak salah sasaran.

"Validitas dan akurasi data menjadi kata kunci bansos benar-benar sampai ke masyarakat dan tepat sasaran," terang Marwan.

Sebelumnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk sejumlah desa di Indonesia. Sejumlah perwakilan desa telah menerima dan mendistribusikannya ke masyarakat terdampak pandemi virus Corona.

Kemendes PDTT memperkirakan sebanyak Rp 22 triliun dana desa akan dialihfungsikan menjadi BLT dana desa. Bantuan ini akan disalurkan kepada 12 juta keluarga miskin di desa terdampak COVID-19. Adapun pencairan BLT Dana Desa akan dilakukan selama tiga bulan ke depan.

Simak juga video Perppu Corona Digugat, Mahfud: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Bansos Mandek:

(zak/fjp)