MA Tunjuk Hakim Agung Surya Jaya Adili PK Setya Novanto

Andi Saputra - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 10:40 WIB
Setya Novanto
Setya Novanto (Ari Saputra/detikcom)

Surya Jaya pula yang menjadi ketua majelis atas terdakwa pengacara Lucas. Surya Jaya mengurangi hukuman 7 tahun penjara menjadi 5 tahun penjara. Duduk sebagai anggota majelis, Krisna Harahap dan M Askin.

Surya Jaya juga ikut mengurangi hukuman koruptor OC Kaligis dari 10 tahun menjadi 7 tahun penjara. Dengan alasan OC Kaligis sudah lanjut usia yang, apabila harus menjalani 10 tahun penjara, keluar dari LP Sukamiskin di usia 84 tahun. Di PK OC Kaligis itu, duduk sebagai ketua majelis Syarifuddin dan anggota majelis lainnya LL Hutagalung.

Sedangkan di kasus korupsi mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syarifudin atau Yance, Surya Jaya menilai Yance tidak bersalah dalam kasus pembebasan lahan untuk PLTU. Menurut Surya, terkait perbedaan harga pembebasan tanah antara NJOP dan harga beli sudah sewajarnya. Yaitu harga NJOP Rp 22 ribu, tetapi dibeli dengan harga Rp 42 ribu.

"Fakta hukum yang terungkap di persidangan membuktikan bahwa tidak terjadi kemahalan harga, tidak terjadi pembayaran ganda. Sebaliknya, pihak yang menerima ganti rugi benar adalah pemilik tanah yang sah dan berhak," ucap Surya yang menjadi ketua majelis di perkara itu.

Alasan Surya Jaya yang tak terbantahkan adalah Sekretaris Panitia Pengadaan Tanah Daddy Haryadi dilepaskan di kasus itu. Begitu juga Irianto Mahfud Sidik Syaifuddin.

"Terdakwa seharusnya diberi penghargaan karena masyarakat dapat keuntungan yang sangat besar. Pemerintah berhasil mengatasi krisis listrik dengan proyek PLTU I Indramayu, Jabar sehingga masyarakat bisa menikmati listrik dan berdampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat," cetus Surya.

Saat divoting, suara Surya Jaya kalah oleh Leopold Luhut Hutagalung dan Prof Dr M Askin sehingga Yance dihukum 4 tahun penjara.

Lalu, bagaimana dengan PK Setya Novanto? Mari kita tunggu ketokan Surya-Krisna-Sri Murwahyuni.


(asp/zap)