Round-Up

Kasus Baru Corona Belum Muncul Lagi, Hanoi Kini Bisa Santuy

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Apr 2020 03:20 WIB
Vietnam memiliki strategi sendiri dalam perang melawan virus Corona (COVID-19) dengan biaya murah. Seperti apa sih caranya? Intip yuks.
Virus Corona di Vietnam Foto: AP/Hau Dinh
Jakarta -

Kota Hanoi dan Ho Chi Minh di Vietnam dalam beberapa hari terakhir belum mencatatkan kasus baru Corona. Warga di sana bisa sedikit santai dan bernapas lega.

Atas hal itu juga, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc akhirnya mengizinkan penyetopan praktik social distancing yang sudah berlangsung selama 22 hari di kedua kota tersebut.

Dilaporkan media lokal Vietnam , VN Express International, Jumat (24/4/2020), PM Nguyen merilis arahan terbaru yang memperbolehkan kota Hanoi dan Ho Chi Minh City untuk menghentikan praktik social distancing yang diberlakukan selama 22 hari sejak 1 April lalu. Atau dengan kata lain, social distancing di kedua kota itu diakhiri mulai Kamis (23/4) waktu setempat. Tapi masih ada aturan-aturan khusus yang harus diberlakukan di kedua kota itu.

Pertokoan, bisnis jalanan dan layanan non esensial diizinkan untuk dibuka. Namun mereka masih harus mematuhi arahan PM Nguyen soal penghentian acara massal, perkumpulan melebihi 20 orang di satu lokasi dan perkumpulan melebihi 10 orang di luar ruangan. Warga juga masih harus menjaga jarak minimum 2 meter satu sama lain di area-area publik.

Otoritas Hanoi melaporkan tak ada penambahan kasus baru sejak 16 April lalu. Sejauh ini ada 112 kasus virus Corona di Hanoi dengan 81 pasien sembuh dan 31 pasien masih dirawat.

Sementara itu, untuk ibu kota Hanoi meski telah diizinkan mengakhiri social distancing, beberapa area seperti distrik Bac Ninh dan Ha Giang masih dianggap sebagai area 'berisiko tinggi' untuk penularan virus Corona. Khusus untuk dua distrik itu, social distancing masih harus diterapkan secara penuh.

Warga Hanoi kini bebas keluar rumah, namun masih diimbau agar sebaiknya itu hanya dilakukan saat dibutuhkan. Ketika pergi keluar rumah, warga masih diwajibkan memakai masker dan saling menjaga jarak fisik. Mereka yang tidak memakai masker saat pergi keluar, akan didenda.

"Saya membaca berita soal pelonggaran pembatasan semalam, jadi saya segera pergi keluar dan membeli makanan. Saya tidak tahu kapan semuanya akan ramai seperti sebelumnya, tapi saya sungguh senang soal bisa buka lagi," tutur seorang pemilik restoran pho di Hanoi, Linh, yang selama pekan ini hanya melayani pesanan untuk dibawa pulang.

Selanjutnya
Halaman
1 2