Round-Up

Ungkapan Maaf Gubernur Kaltim Abaikan Physical Distancing Saat Bagi Sembako

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 22:47 WIB
Warga mengantre demi sembako di depan rumah Gubernur Kaltim Isran Noor (Suriyatman/detikcom)
Warga mengantre demi sembako di depan rumah Gubernur Kaltim Isran Noor. (Suriyatman/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor rutin membagikan sembako kepada warganya menjelang Ramadhan. Kali ini, pembagian sembako disorot gegara antrean warga mengular di tengah wabah virus Corona (COVID-19).

Pembagian sembako awalnya dilakukan di rumah pribadi Gubernur Kaltim di Adipura, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Kamis, 23 April 2020, mulai pukul 14.00 Wita. Namun massa sudah berkumpul sejak pukul 12.30 Wita.

Terus bertambahnya massa yang datang membuat antrean yang sebelumnya berjalan sesuai aturan menjadi kacau. Bahkan pagar rumah Gubernur yang dijaga Satpol PP nyaris roboh akibat banyaknya warga yang saling dorong. Selain itu, antrean ini membuat lalu lintas di sekitar rumah kediaman Gubernur Isran menjadi terganggu.

"Gubernur Isran Noor dan keluarga menyampaikan permohonan maaf jika pembagian bantuan sembako dinilai kurang tepat, yakni pada saat COVID-19 mewabah," kata Kepala Biro Humas Setda Kaltim M Syafranuddin menyampaikan permohonan maaf Gubernur Isan dalam keterangan tertulis akun resmi Instagram Pemprov Kaltim seperti dilihat detikcom, Jumat (24/4/2020).

Syafranuddin mengatakan pembagian sembako menjelang bulan puasa merupakan kegiatan rutin keluarga besar Isran Noor. Hal itu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu.

"Karena masa pandemi COVID-19, sempat ada rencana tidak menggelar pembagian sembako. Namun, dalam beberapa hari terakhir, kediaman pribadi Gubernur Kaltim selalu kedatangan warga yang meminta bantuan sembako. Dikarenakan tidak ada sembako di rumah akibat terhentinya kegiatan dalam artian tidak ada sumber pendapatan," ujar Syafranuddin.

"Jumlah warga yang datang semakin banyak menjelang Ramadhan, sehingga terjadi penumpukan di luar pagar/halaman rumah Isran Noor," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2