Gubernur Minta Warga Laporkan Pemudik yang Sudah Telanjur Masuk Sumsel

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 14:43 WIB
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru
Gubernur Sumsel Herman Deru (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta warganya melaporkan pemudik yang sudah telanjur masuk ke wilayahnya. Ini agar mereka dipastikan melakukan isolasi menyusul adanya pandemi Corona (COVID-19).

"Tadinya saya mengimbau, sekarang saya melarang. Agar orang yang datang nggak disalahkan dan yang didatangi tidak kuatir, jadi kita sama-sama menjaga agar COVID-19 tak menyebar luas," kata Herman Deru, Jumat (24/4/2020).

Meskipun demikian, Herman Deru memberi kesempatan jika ada kondisi mendesak dan darurat. Tetapi ia tidak merinci alasan yang akan mendapat pengecualian.

"Perlu dicatat, kondisinya harus mendesak," kata Herman Deru.

Bahkan sampai saat ini dilaporkan masih ada masyarakat yang mudik ke Sumatera Selatan. Ia pun kini meminta yang sudah terlanjur mudik untuk mengisolasi diri secara mandiri atau ikut menjadi orang dalam pantauan (ODP) yang diisolasi di Jakabaring.

"Yang sudah mudik agar keluarganya atau tetangganya melapor. Kita sudah fasilitasi dengan berbagai fasilitas lengkap di ODP Jakabaring. Makan, tempat tidur, sarana olahraga dan sebagainya lengkap," terang Herman Deru.

Terakhir, ia juga meminta pengatur jalan tol yang ada di wilayahnya memperketat pengawasan terhadap kendaraan melintas. Termasuk, kata Herman Daru, melarang kendaraan yang tetap akan masuk.

"Saya minta agar operator tol patuh pada aturan pemerintah pusat. Men-screening pemudik, jadi kalau ada warga pengguna tol ingin mudik dilarang dulu, tidak boleh," katanya.

Untuk diketahui, Sumatera Selatan sudah ada 2 daerah yang masuk zona merah penyebaran virus Corona. Dua daerah itu adalah Kota Palembang dan Kota Prabumulih.

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran di masa pandemi virus Corona (COVID-19). Semua moda transportasi pun sudah disetop mulai hari ini hingga 31 Mei mendatang.

Simak juga video PSBB Belum Efektif, Masih Banyak Kantor-Pabrik yang Bandel:

(ras/elz)