ADVERTISEMENT

Kecewanya Calon Penumpang di Bandara Hasanuddin karena Larangan Penerbangan

Moehammad Bakrie - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 12:19 WIB
Penumpang di Bandara Hasanuddin Makassar, ilustrasi bandara, bandara, penerbangan
Penumpang di Bandara Makassar (M Bakrie/detikcom)
Maros -

Sejumlah calon penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa atas larangan mudik Lebaran menyusul pandemi Corona (COVID-19). Mereka mengaku bingung atas kebijakan ini, khususnya larangan penerbangan.

"Ini kan pengumumannya sangat mendadak sekali. Saya ini dari Pinrang, mau pulang kampung ke Tarakan. Kecewanya karena tidak ada pengumuman sama sekali dari awal. Ini makanya saya bingung, mau balik lagi ke Pinrang atau bagaimana, karena tidak jelas ini," kata seorang calon penumpang, Darniana, di lokasi, Jumat (24/04/2020).

Menurutnya, pihak maskapai juga tidak memberikan kepastian apakah jadwal penerbangan yang sesuai dengan tiketnya itu akan diberangkatkan hari ini atau tidak. Sebab, pihak maskapai juga masih menunggu kejelasan dari pemerintah.

"Tadi awalnya tidak bisa diberangkatkan, ini sekarang bisa lagi. Kan tidak jelas. Katanya mereka juga masih menunggu kejelasan dari pemerintah. Makanya saya memilih minta pengembalian uang saja," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Baitul Ikhwan mengatakan pemberlakuan penghentian penerbangan di Bandara Hasanuddin masih dalam masa transisi untuk hari ini. Hingga pukul 11.00 Wita, penerbangan domestik pun masih tetap dibuka.

"Aturannya memang mulai tanggal 24 hari ini sampai tanggal 1 Juni. Tapi kan untuk dunia penerbangan itu ada masa transisi. Saat ini masih ada pelayanan penerbangan. Kami juga masih menunggu keputusan dari Dirjen ini kapan batasnya transisinya," kata Baitul saat ditemui.

Meski ada aturan pelarangan mudik, semua Bandara yang ada di wilayah V tetap akan beroperasi, utamanya untuk melayani penerbangan kargo. Namun tidak akan ada lagi pelayanan untuk penerbangan komersial.

Penumpang di Bandara Hasanuddin Makassar, ilustrasi bandara, bandara, penerbanganPenumpang di Bandara Hasanuddin, Makassar (M Bakrie/detikcom)

"Yah, ini kan penerbangan komersial aja yang ditiadakan sementara. Kalau untuk bandara, yah tetap kita buka. Utamanya untuk pelayanan kargo. Yah memang untuk komersil tidak ada lagi," tuturnya.

Dari data penerbangan yang ada di bandara Hasanuddin, jumlah pergerakan pesawat, baik yang take off maupun landing, sebanyak 380 pesawat. Saat masa pandemi COVID-19 ini, jumlah penerbangan memang menurun hingga lebih dari 50 persen atau sekitar 130 pesawat per hari.

"Kalau data kami itu, pergerakan pesawat saat masih normal itu sekitar 380 per hari. Saat ini sih sisa 130-an lah karena Corona. Kalau kita asumsikan sampai 1 Juni nanti mungkin bisa 10 ribuan yang dibatalkan," kata GM Bandara Hasanuddin, Wahyudi.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT