Kisah Dokter Operasi Ibu Hamil PDP Corona: Pakai APD Level 3-Terkendala Sarana

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 19:14 WIB
ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: iStock)

Akhirnya, pada Rabu (8/4) operasi sesar pun dilakukan. Sebanyak 10 orang tenaga kesehatan terlibat dalam kegiatan ini. Selama setengah jam menjalani rangkaian operasi, mereka dibekali oleh alat perlindungan diri (APD) level 3. Tujuannya untuk menghindari paparan virus Corona secara langsung.

"Jadi saya dengan dua asisten saya, jadi 3. Dokter anastesi dibantu asisten, jadi 6. Kemudian ditambah bidan, jadi 7. Kemudian ada perawat yang membantu proses tindakan operatif. Ditambah satu cleaning service yang bertugas setelah operasi. Jadi ada 10," ungkapnya.

"Ya, jadi kita meminimalisir masuknya udara ke tubuh kita, maka (APD Level 3) betul-betul kedap udara, termasuk nafas kita, ya, hanya beredar di dalam masker itu aja," sambungnya.

Selain itu, seluruh AC dan kipas angin dimatikan selama menjalani prosedur operasi. Hal ini bertujuan untuk mencegah perputaran virus Corona di dalam ruangan. Mengingat, ruangan ini tidak bertekanan negatif.

Meskipun dalam kondisi tidak nyaman, dr Ammar dan tim tetap menjalani rangkaian operasi sesuai prosedur. Akhirnya, sang ibu pun melahirkan anaknya dengan selamat. Kini, kondisi keduanya stabil.

"Pertama untuk mengurangi aliran udara. Kalau tekanan negatif kan udara dalam ruangan itu ditarik semua, karena ini tidak ada tekanan negatif, kalau ada AC dan kipas angin risikonya virus berputar-putar di dalam ruangan itu. Maka, atas saran beberapa teman kita matikan AC nya, kalau ada kipas angin juga karena itu ruangan VVIP yang kita sulap, dan itu pun tidak sempurna. Akhirnya, bagaimana pun caranya supaya virus tidak berputar di ruangan kita matikan," ungkap dr Ammar.

"Dan dalam APD itu masyaallah, bernapas itu begitu sulitnya, pandangan mata pun jadi berembun karena saya pun berkacamata. Jadi saat itu pake kacamata, pake helm. Itu kan berembun," sambungnya.

Kepada para tim medis yang sedang berjuang melawan COVID-19 Ammar berpesan agar selalu menggunakan APD lengkap ketika bertugas. Dengan membekali diri dengan APD lengkap dapat mencegah penularan. Ia pun berpesan kepada tim medis agar selalu menjaga kesehatan dan bekerja secara ikhlas dalam menangani pasien COVID-19.

"Pertama, perhatikan betul keselamatan kita, pakailah APD yang benar karena kalau kita sudah tidak ada siapa lagi yang layani masyarakat? Bekerjalah dengan ikhlas, semata-mata ini panggilan tugas kita. Yakinlah apa yang kita lakukan ini kalau dilakukan betul dengan ikhlas akan dibalas hal setimpal dengan yang kuasa," imbaunya.

Halaman

(zak/zak)