Anies: Selama PSBB di Jakarta Masih Banyak yang Melanggar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 18:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan PSBB di DKI Jakarta. (Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan PSBB di DKI Jakarta. (Foto: dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Selama hampir dua minggu diterapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan menyebut masih banyak pelanggaran yang dilakukan warga. Anies mengatakan perusahaan masih ada yang beroperasi dan kerumunan massa masih ditemukan.

"Selama dua minggu ini juga masih banyak di antara masyarakat yang melakukan ketidaktaatan, pelanggaran, perusahaan yang masih beroperasi, kerumunan massa," ujar Anies dalam konperensi pers yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Anies mengimbau masyarakat menaati aturan PSBB. Dia menyebut semakin sedikit kegiatan dan kian besarnya kedisiplinan warga terhadap PSBB akan menekan angka penularan virus Corona.

"Karena itulah saya ingin menyampaikan kepada semuanya, bila kita ingin agar pandemi ini cepat selesai, semua harus sepakat disiplin melaksanakannya," kata Anies.

"Semakin kita disiplin untuk berada di rumah, mengurangi aktivitas di luar, semakin sedikit interaksi, maka semakin sedikit pula potensi penularan, maka insyaallah wabah ini bisa lebih cepat kita selesaikan," sambungnya.

Lebih lanjut, setelah mendengarkan pandangan para ahli dan kajian dari Dinas Kesehatan, Anies menegaskan PSBB di Ibu Kota akan diperpanjang selama 28 hari, sehingga Jakarta akan menerapkan PSBB hingga 22 Mei 2020.

"Maka, dengan kondisi itulah, Pemprov DKI Jakarta, dengan mendengar pandangan-pandangan para ahli di bidang penyakit menular dan diskusi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, kami memutuskan memperpanjang pelaksanaan PSBB, diperpanjang 28 hari. Artinya, PSBB ini dimulai 24 April diperpanjang jadi 22 Mei 2020," tutur Anies.

(lir/fjp)