Hakim Soroti Mobil Jamaluddin Langsung Ditarik: Kayak Bukan Tindakan Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 15:51 WIB
Sidang lanjutan kasus pembunuhan hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)
Foto: Sidang lanjutan kasus pembunuhan hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)
Medan -

Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin menghadirkan tiga orang saksi, termasuk seorang polisi yang berada di lokasi saat penemuan mobil berisi mayat Jamaluddin. Personel Polsek Kutalimbaru, Maulana Sinaga, yang hadir menjadi saksi dicecar soal proses penemuan mobil tersebut.

Hakim awalnya bertanya soal kronologi penemuan mobil yang berisi mayat hakim Jamaluddin. Maulana mengatakan mobil tersebut ditemukan pada Jumat (29/11/2019) usai mendapat laporan dari warga.

"(Saya datang) satu jam setelah dapat laporan. Sekitar setengah tiga. Sudah ramai (ketika tiba di lokasi). Mobil nabrak pohon sawit, masuk jurang sekitar 40 meter ke dalam," ujar Maulana saat menjadi saksi untuk para terdakwa kasus pembunuhan Jamaluddin, yakni Zuraida Hanum, Reza Fahlevi dan Jefri Pratama, di PN Medan, Rabu (22/4/2020).

Maulana kemudian menjelaskan saat tiba, dirinya hanya melihat mobil menabrak pohon. Setelah ditarik dari jurang, barulah diketahui ada mayat di dalam mobil itu.

"Setelah mobil itu ditarik ke atas, baru dibuka datang tim inafis dari Polrestabes Medan, saya lihatnya di situ ada mayat," ucapnya.

"Artinya, kalian tarik dulu mobil itu?" tanya hakim.

"Iya yang mulia," jawab Maulana.

"Kayaknya bukan tindakan polisi seperti ini," balas hakim.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3