Round-Up

Saling Silang Pemerintah-FKM UI soal Corona Masuk RI Sejak Januari

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 08:44 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, terlibat silang pendapat dengan epidemiolog dari FKM UI, Pandu Riono. Asal usul kasus Corona masuk ke Indonesia menjadi pangkal masalahnya.

Hal itu bermula dari pernyataan Pandu yang menilai pemerintah lambat dalam menangani virus Corona di Indonesia. Menurut Pandu, virus Corona sudah masuk ke Indonesia sejak pekan ketiga Januari 2020.

Analisisnya itu didasarkan pada laporan kasus orang dalam pemantauan (ODP) di salah satu daerah. Dia menduga sudah terjadi penularan lokal di Indonesia pada saat itu.

"Kapan virus ini masuk ke Indonesia? Bukan bulan Maret ketika presiden laporkan keluarga positif. Sebenarnya penularan lokal sudah terjadi, sudah ada ODP di daerah. Sebenarnya kita berasumsi virus itu sudah beredar sejak minggu ke-3 bulan Januari. Jadi ini kasus lokal, bukan penularan impor," kata Pandu dalam Diskusi Online, Minggu (19/4/2020).

Pandu mengatakan setiap masyarakat yang terinfeksi virus Corona bisa menularkan sampai ke 3 orang. Hal inilah menurut Pandu yang menjadi salah satu penyebab pandemi ini sulit ditekan.

"Ini kita observasi, setiap kasus yang terinfeksi bisa menularkan 2-3 orang lainnya. Itu double time rata-rata 5 hari, dari 10 jadi 20, 40, dan seterusnya. Ini yang menyebabkan pandemi sulit ditekan karena begitu dahsyatnya penularan virus Corona ini," jelasnya.

Kasus Positif Corona Jadi 6.760 Orang, Ini Sebarannya:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4