PSBB Dimulai Jumat Pekan Ini, Banjarmasin Buat 3 Pos Pengamanan

M Risanta - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 16:14 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (M Risanta/detikcom)
Foto: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (M Risanta/detikcom)
Banjarmasin -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyetujui usul penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin. Pemkot Banjarmasin pun menetapkan PSBB akan diberlakukan Jumat (24/4) yang bertepatan dengan 1 Ramadhan 1441 Hijriah.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, berharap penerapan PSBB mendapat dukungan penuh dari semua pihak dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Corona (COVID-19). Terlebih merujuk data, terjadi peningkatan penyebaran kasus virus Corona yang signifikan dan cepat di Banjarmasin.

"Teknis pelaksanaan PSBB di Kota Banjarmasin, kami tetap berkoordinasi dengan semua pihak dan meminta waktu selama 4 hari untuk persiapan. Karena persiapan pelaksanaan PSBB di Kota Banjarmasin ini kita memerlukan koordinasi, termasuk untuk simulasi pengamanan kota karena ini bukan main-main" jelas Ibnu Sina saat memberikan keterangan pers di lobi Balai Kota Banjarmasin, Senin (20/4/2020).

Dia mengatakan pemberlakuan PSBB akan memiliki dampak sosial maupun ekonomi. Dia mengatakan Pemkot menyiapkan 30 ribu paket sembako yang akan disalurkan Dinas Sosial dan BPBD Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina (M Risanta/detikcom)Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banjarmasin sepakat PSBB dilaksanakan pada Jumat (24/4) (M Risanta/detikcom)

Ibnu Sina mengatakan Peraturan Wali Kota untuk pelaksanaan PSBB juga sedang digodok. Dia mengatakan PSBB diterapkan di Banjarmasin untuk memutus penyebaran Corona di mana saat ini sudah mendekati 100 kasus. Dia mengatakan Pemkot Banjarmasin tetap memperhatikan UMKM.

"Kami tetap memberikan kesempatan kepada warga khususnya pelaku usaha UMKM maupun warga lainnya yang menjalankan usaha saat pemberlakuan PSBB. Hanya saja kedai, rumah makan diminta tidak menyediakan untuk kumpul-kumpul, melainkan hanya boleh membeli dibungkus. Bisa juga melalui transaksi online, jadi PSBB tidak menyusahkan warga yang menjalankan usaha," ucap Ibnu Sina.

Selanjutnya
Halaman
1 2