Polisi: Tetangga Protes Ibadah di Cikarang Miskomunikasi, Sudah Mediasi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 08:47 WIB
Pembubaran kegiatan ibadah dari rumah di Cikarang, Kabupaten Bekasi
Foto: Screenshot video Instagram @arionsihombing
Jakarta -

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan tetangga yang mendatangi rumah warga saat beribadah di Cikarang, Bekasi hanya kesalahpahaman. Hendra menyebut kedua belah pihak sudah bertemu untuk dimediasi.

"Dipersepsikan membubarkan kegiatan agama, padahal maksud dari pembubaran tokoh masyarakat itu adalah terkait dengan PSBB, tapi dipersepsikan oleh pihak keluarga bahwa kegiatan beragama dibubarkan. Nah itulah yang kemarin dimediasikan," ujar Kombes Hendra saat dihubungi, Senin (20/4/2020).

"Kemarin sudah kita mediasikan kemarin malam antara kedua belah pihak. Memang ada kesalahpahaman, miskomunikasi," imbuhnya.

Hendra mengatakan hasil dari mediasi tersebut adalah adanya kesalahpahaman. Di antaranya kurangnya komunikasi dalam menjalankan kegiatan keagamaan.

"Makanya kemarin salah satu kesepakatan dari kedua belah pihak adalah akan meningkatkan jalinan komunikasi dan komunikasi. Termasuk dalam hal penyelenggaraan keagamaan," katanya.

Hendra menjelaskan dalam rumah tersebut terdapat 11 orang yang sedang melaksanakan ibadah. Mereka semua adalah satu kerabat.

"Gini, di dalam rumah itu memang ada sekitar 11 orang. Tetapi itu saudaranya termasuk adiknya yang sedang merawat yang sedang sakit. Sehingga memang beribadah kemarin adalah keluarga rumah sendiri kalau tidak salah 7 orang, ditambah yang sakit 8 orang," katanya.

Ibadah Online di Rumah Dibubarkan Tetangga, Polisi Turun Tangan:

Selanjutnya
Halaman
1 2