Update Corona 19 April di NTB: 72 Positif, 4 Meninggal

Faruk Nickyrawi - detikNews
Minggu, 19 Apr 2020 22:12 WIB
Ilustrasi Corona
Foto: Ilustrasi Corona
Mataram -

Tim Gugus Tugas COVID-19 Nusa Tenggara Barat (NTB) mengkonfirmasi adanya penambahan kasus baru Corona sebanyak 11 orang. Sehingga total kasus positif di daerah itu menjadi 72 orang, 4 orang di antaranya meninggal dunia.

Total 11 orang pasien positif baru tersebut berjenis kelamin laki-laki yang berasal dari tiga wilayah. Di antaranya Kabupaten Sumbawa 3 orang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 1 orang, Kabupaten Lombok Tengah 6 orang dan dari Kabupaten Lombok Timur 1 orang.

"Pada hari ini, telah diperiksa 48 sampel dengan hasil 33 sampel negatif, 4 pasien sampel ulangan positif, dan 11 sampel kasus baru positif COVID-19," ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 NTB, H Lalu Gita Ariadi dalam keterangannya Minggu (19/4/2020) malam.

Lalu Gita mengatakan pasien tersebut berasal dari dua cluster yaitu, Cluster Ijtima Gowa dan Kota Mataram. Sementara pasien yang meninggal dunia berasal dari Sumbawa Barat, dengan riwayat kontak dengan pasien cluster Ijtima Gowa.

"Pasien nomor 65 laki-laki, berusia 63 tahun, penduduk Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah kontak dengan orang sakit dengan gejala demam, batuk, pilek yang baru pulang dari Gowa Makassar dan Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien COVID-19 tidak pernah. Pasien meninggal dunia tanggal 18 April 2020 setelah menjalani perawatan di RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa," jelasnya.

Dengan adanya tambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 dan tidak adanya pasien yang sembuh baru, serta ada 1 kematian baru, maka jumlah pasien positif COVID-19 di NTB sampai hingga kini sebanyak 72 orang, dengan perincian 11 orang sudah sembuh, 4 meninggal dunia, serta 57 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

"Hingga malam ini, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 269 orang dengan perincian 168 orang PDP masih dalam pengawasan, 101 orang PDP selesai pengawasan atau sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.385 orang, terdiri dari 925 orang masih dalam pemantauan dan 3.460 orang selesai pemantauan," sebutnya.

(lir/lir)