Nilai Pemerintah RI Lambat Cegah Corona, FKM UI: Corona Masuk Sejak Januari

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 19 Apr 2020 16:02 WIB
Ilustrasi Corona
Ilustrasi Corona
Jakarta -

Tim pakar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menilai penanganan COVID-19 yang dilakukan pemerintah cenderung lambat. Alasannya, virus Corona diprediksi telah masuk ke Indonesia sejak minggu ke-3 Januari 2020.

Pernyataan ini didasarkan pada adanya laporan kasus orang dalam pemantauan (ODP) di salah satu daerah sejak minggu ke-3 Januari 2020. Hal ini membuktikan bahwa telah terjadi penularan lokal.

"Kapan virus ini masuk ke Indonesia? Bukan bulan Maret ketika presiden laporkan keluarga positif. Sebenarnya penularan lokal sudah terjadi, sudah ada ODP di daerah. Sebenarnya kita berasumsi virus itu sudah beredar sejak minggu ke-3 bulan Januari. Jadi ini kasus lokal, bukan penularan impor," kata Staf Pengajar FKM UI Pandu Riono dalam Diskusi Online, Minggu (19/4/2020).

Pandu menjelaskan, setiap masyarakat yang terinfeksi virus Corona bisa menularkan 2-3 orang lainnya. Waktu penularannya rata-rata selama 5 hari. Hal inilah yang menyebabkan sulitnya menekan laju pandemi Corona di Indonesia. Ia pun memprediksi bahwa kasus COVID-19 ini pasti masuk ke Indonesia.

"Ini kita observasi, setiap kasus yang terinfeksi bisa menularkan 2-3 orang lainnya. Itu double time rata-rata 5 hari, dari 10 jadi 20, 40, dan seterusnya. Ini yang menyebabkan pandemi sulit ditekan karena begitu dahsyatnya penularan virus Corona ini," jelasnya.

"Kita terlambat antisipasinya karena sebagian pejabat bilang tidak akan masuk pandemi. Karena ini pasti terjadi tidak mungkin Indonesia tidak kemasukan COVID-19," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2