Kakak-beradik Dibacok Setelah Cekcok Sesama Anak Kos di Makassar

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2020 09:09 WIB
Diborgol. Seorang pelaku kejahatan tangannya diborgol.
Ilustrasi pelaku penganiayaan (Foto: Robby Bernardi/detikcom).
Jakarta -

Tiga orang anak kos di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terlibat saling cekcok dan berujung pembacokan. Akibatnya, dua orang sebagai kakak-beradik, Ardan (40) dan Rijal (20) dilarikan ke rumah sakit (RS) akibat terkena sabetan senjata tajam parang oleh penghuni kos lainnya, Yohanes (27).

Keributan berujung penganiayaan ini bermula saat Yohanes dan Ardan berpapasan di area dapur rumah kos, Jl Rappocini Raya, pada Jumat (17/4). Keduanya yang saling bertatap-tatapan ini membuat Ardan tersinggung.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana, menyampaikan, Ardan tidak terima ditatap oleh pelaku sehingga terjadi cekcok mulut. Sementara Rijal alias adik Ardan, datang ke area dapur membantu kakaknya dengan cara mendorong Yohanes.

Pemilik rumah kos yang mendengar keributan ini lantas turun tangan melerai dan meminta Yohanes masuk ke dalam kamarnya. Namun Ardan dan Rijal tetap berusaha mencoba menyerang Yohanes.


Diduga merasa terdesak, Yohanes lantas nekat menyerang sang adik-beradik itu menggunakan parang yang ia simpan di bawah kasurnya. Akibatnya, kedua korban luka-luka di sekujur tubuhnya.

"Pelaku langsung mengambil parangnya yang ia simpan di bawah kasurnya kemudian ia memarangi kedua korban secara membabi buta," ujar Nurtjahyana kepada wartawan, Sabtu (18/4/2020).

"Ardan terkena parang di bagian tangan di siku kirinya dan bagian jempol tangan kiri dan jari kelingking serta di kaki kiri luka akibat tebasan parang pelaku. Sementara korban Rijal mengalami luka robek dan berdarah dibagian dadanya sebelah kiri dan punggung," terangnya.

Polisi sendiri telah mengamankan Yohanes ke Polsek Rappocini. Sebilah parang turut diamankan sebagai barang bukti dalam kasus penganiayaan ini.

(aik/aik)