Ridwan Kamil: KRL Jabodetabek Uji Coba Setop Operasi 18 April

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 22:18 WIB
KRL melintas di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (14/12/2018). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan
Foto: Aprillio Akbar/Antara Foto
Bekasi -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku telah melaksanakan rapat dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terkait dengan rencana penyetopan operasional KRL Jabodetabek selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Uji coba penyetopan KRL itu direncanakan pada Sabtu (18/4/2020) depan.

"Saya tadi rapat dengan KCI jadi kemungkinan akan coba dihentikan itu tanggal 18 (April)," ujar Ridwan Kamil kepada wartawan, Rabu (15/4).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menjelaskan, pelaksanaan uji coba penyetopan operasional KRL tersebut menunggu penerapan PSBB di Tangerang Raya. Diketahui, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang mulai menerapkan PSBB pada 18 April mendatang.

"Per hari ini kan masih dua pertiga yang PSBB (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi), jadi memang dari kacamata operasional nanggung, kita solidaritas, tunggu dulu Tangerang Raya tanggal 18 di tanggal itu," kata Emil.

"Setelah itu kita evaluasi," tuturnya.

Sebelumnya, para kepala daerah Bogor, Depok, dan Bekasi mengusulkan agar operasional kereta rel listrik (KRL) dihentikan sementara selama masa PSBB. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang pertama kali mengutarakan adanya usulan agar operasional KRL disetop sementara. Alasannya untuk menekan penyebaran virus Corona.

"Lima kepala daerah di Bodebek memberikan opsi kepada PT KCI dan PT KAI sebagai operator KRL untuk penghentian sementara kereta api selama 14 hari masa pemberlakuan PSBB," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Selasa (14/4/2020).

(isa/maa)