Panglima: Data di Mabes TNI Ada 1.187 Kasus COVID-19, 55 Orang Positif

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 12:57 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pasukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI saat diresmikan di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (30/7/2019). Pembentukan Koopssus TNI yang berasal dari pasukan elite tiga matra TNI tersebut bertujuan untuk nenghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
Panglima TNI Hadi Tjahjanto (Sigid Kurniawan/Antara Foto)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkap kasus positif virus Corona di lingkungan TNI. Hadi mengungkap ada seribu lebih kasus terkait Corona di Mabes TNI dan terkonfirmasi positif ada 55 orang.

"Bahwa anggota TNI seluruh Indonesia kurang lebih 450 ribu, kalau kita asumsikan satu anggota itu memiliki satu istri, dua anak, itu kurang-lebih anggota semuanya hampir dua juta. TNI sudah melakukan rapid test terhadap anggota TNI aktif maupun purnawirawan, dan belum seluruh anggota TNI yang memang kita tes," kata Hadi saat mengawali paparan data kasus Corona dalam rapat Komisi I DPR RI, Rabu (15/4/2020).

"Kita prioritaskan pasukan-pasukan yang akan melaksanakan tugas di Pamtas, termasuk tugas-tugas yang menangani COVID-19 itu dulu," ujarnya.

Hadi lalu mengungkapkan data kasus Corona di lingkungan Mabes TNI. Dia menyatakan ada 55 kasus positif di lingkungan Mabes TNI.

"Sedangkan data dari yang ada di Mabes TNI sendiri, bahwa ada 1.187 kasus terkait COVID-19 tersebut. Yang positif ada 55 orang, kemudian PDP 190 orang, ODP...," ucap Hadi.

Data tersebut akan terus diperbarui oleh Mabes TNI. Hadi juga mengatakan akan membandingkan dengan data dari Kementerian Kesehatan.

"Ini setiap hari kita update terkait perkembangan yang terinfeksi COVID-19 tersebut. Di samping itu, kita juga meng-update data untuk masyarakat, karena TNI memiliki jaringan di desa-desa dan kita bandingkan dengan data yang dikeluarkan Kemenkes, setiap hari kita update terus," imbuhnya.

Momen Haru, Penghormatan Terakhir Perawat yang Wafat Akibat Corona:

(rfs/hri)