Jalan Panjang Wiranto Menang Gugatan Rp 23 M Plus Bunga Rp 11 M

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 09:57 WIB
Menkopolhukam Wiranto  saat Blak blakan di detikcom
Wiranto (Rengga S/detikcom)
Jakarta -

Wiranto akhirnya mengantongi kemenangan atas mantan Bendahara Umum Partai Hanura Bambang Sujagad Susanto. Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu menang dalam sidang terkait utang-piutang Rp 23 miliar dan berhak atas bunga Rp 11 miliar.

Berikut kronologi sengketa dua kawan yang berseteru di pengadilan itu, sebagaimana dirangkum detikcom, Rabu (15/4/2020):

November 2006

Partai Hanura dibentuk oleh Wiranto. Kala itu, ia mendapuk koleganya, Bambang, menjadi Bendahara Umum. Mereka berdua bahu-membahu membangun Partai Hanura hingga bisa meraih 3,8 persen suara pada Pileg 2009.

Dengan modal suara itu, Wiranto dipinang JK untuk maju Pilpres 2009 tapi gagal.

17 November 2009

Bambang dipanggil Wiranto. Ia diserahi dua bundel uang masih dalam bungkusan plastik (belum pernah dibuka). Satu amplop uang berisi 31 lembar. Setiap lembarnya pecahan SGD 10 ribu atau Rp 100 juta per lembar. Total SGD 2.310.000.

Lembaran pecahan uang itu sudah kedaluwarsa masa edarnya, yaitu pada 1997-2002. Bambang diminta menandatangani 1 lembar kuitansi.

24 November 2009

Dibuat perjanjian tertulis Wiranto-Sujagad.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3