Kemenkes: Perpres untuk Percepatan Eliminasi TBC Sedang Disusun

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 13:09 WIB
Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto
Dirjen P2P Kemenkes (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan sejumlah upaya untuk menekan tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Saat ini juga tengah disusun Peraturan Presiden (Perpres) untuk eliminasi TBC.

"Saat ini sedang dilakukan penyusunan Perpres dalam rangka upaya percepatan eliminasi TBC di Indonesia," kata Dirjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto dalam rapat virtual dengan Komisi IX DPR, Selasa (14/4/2020).

Yuri mengatakan upaya penanggulangan TBC di Indonesia telah mendapatkan komitmen politis dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyerukan Gerakan Bersama Penanggulangan TBC pada 29 Januari 2020 lalu. Yuri menyebut seluruh sektor perlu berperan aktif dalam penanggulangan TBC di Indonesia.

"Untuk mengakselerasi upaya penanggulangan TBC di Indonesia 2020-2024, perlu adanya kajian multisektoral. Kajian tersebut bertujuan untuk monitoring evaluasi pencapaian dan tantangan agar segera terwujud langkah kunci untuk mempercepat pencapaian," ujar Yuri.

Berdasarkan data, jumlah kasus TBC di Indonesia tahun 2018 sebanyak 846.000 kasus dan menempati peringkat tertinggi kasus TBC di dunia setelah China dan India. Yuri mengatakan pihaknya juga menyiapkan upaya percepatan eliminasi TBC yang fokus utamanya adalah intervensi.

"Upaya percepatan menyangkut menyediakan akses universal untuk mendiagnosis dan pengobatan TB yang berkuaitas, meningkatkan manajemen program TB, monitoring evaluasi, memastikan semua TB terkonfirmasi melalui pengobatan setelah diagnosis, pelayanan berpusat pada pasien, termasuk pengobatan yang ramah pasien dan hubungan psikososial," jelas Yuri.

"Keterlibatan komunitas, meningkatkan kualitas manajemen klinis, untuk kasus TB resisten obat harus pengobatan all oral, kepemilikan dan leadership program TB pada setiap tingkatan," sambungnya.

Lebih dari 27 Ribu Orang Jalani Tes PCR Covid-19:

(azr/gbr)