Jokowi Minta Jajaran Transparan dan Detail Jelaskan Penanganan Corona

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 11:35 WIB
Layar menampilkan rapat terbatas (ratas) melalui konferensi video yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Bogor di ruang wartawan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/3/2020). Presiden Joko Widodo memimpin dua ratas yakni antisipasi mudik lebaran dalam mencegah penyebaran COVID-19 dan laporan Tim Gugus Tugas Covid-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Presiden Jokowi (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)
Bogor -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran kabinet menyampaikan komunikasi efektif dan memberikan penjelasan yang transparan mengenai penanganan virus Corona (COVID-19). Jokowi tidak ingin adanya kesimpangsiuran informasi di masyarakat.

"Mengenai komunikasi yang efektif, yang memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media, ini harus dilakukan dengan detail dan baik. Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan. Sehingga rasa optimis masyarakat menjadi cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif," ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna secara virtual, Selasa (14/4/2020).



Jokowi juga menekankan penegakan hukum dilakukan secara tegas agar masyarakat disiplin dalam menghadapi virus Corona ini.

"Penegakan hukum dengan dukungan aparat negara ini juga penting dilakukan sehingga betul-betul masyarakat kita memiliki kedisiplinan yang kuat untuk menghadapi ini," kata Jokowi.



Di samping itu, Jokowi mendorong penggunaan teknologi terkini dalam penanganan virus Corona di dunia medis. Jokowi juga mendukung strategi telemedicine yang memudahkan masyarakat untuk konsultasi dengan dokter lewat aplikasi.

"Dukungan sarana prasaran medis yang memadai termasuk dalam penggunaan teknologi. Baik yang menyangkut itu untuk sensor tubuh, baik itu yang menyangkut big data, baik itu yang menyangkut IoT, baik itu yang AI. Semuanya harus kita pakai," ucap Jokowi.

(dkp/fjp)