"Swab kedua milik 2 pasien dalam pengawasan (PDP) yang wafat pada Selasa (7/4), hasilnya negatif atau tidak dinyatakan positif COVID-19," kata Direktur RSUD H Marsidi Judono Belitung Hendra, Minggu (12/4/2020).
Sampel swab kedua PDP yang meninggal dunia, kata Hendra, dikirim pada Jumat (10/4) lalu. Bersamaan dengan dua PDP lainnya dan 1 spesimen swab ke-4 milik pasien 034 yang positif virus Corona (pasien pertama COVID-19). Total ada 5 sampel swab yang dikirim.
"Untuk pasien 256 dan pasien 173 hasil swab kedua juga telah dinyatakan negatif. Karena kondisi kedua PDP tersebut sudah sehat dan sudah tidak menunjukkan gejala sama sekali akan segera kami pulangkan," jelasnya.
Sementara itu, untuk pasien COVID-19 pertama di Belitung hasil spesimen swab ke-4 masih dinyatakan positif virus Corona. Artinya, lanjut Hendara, pasien belum dinyatakan sembuh.
"Pasien 034 hasilnya masih positif COVID-19 dan akan dilakukan swab ulang kembali 2 kali berturut-turut yaitu swab ke-5 dan ke-6 dan menunggu hasil negatif untuk kemudian dinyatakan sebagai pasien positif COVID-19 sembuh," sebut Hendra melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom.
Per hari ini, Rumah Sakit Umum Darah H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Babel, sedang merawat 6 pasien di ruangan isolasi, yaitu 2 pasien positif COVID-19 dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP) serta 2 orang dalam pemantauan (ODP).
Sebelumnya diberitakan, dua pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona (COVID-19) di Babel meninggal dunia. Salah satunya anak berusia 8 tahun.
Kedua pasien dalam pengawasan meninggal dunia sebelum ada hasil tes yang menyatakan keduanya positif atau negatif Corona.
"Benar ada dua PDP meninggal dunia di RSUD H Marsidi Judono Belitung," jelas juru bicara COVID-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, Rabu (8/4). (eva/eva)











































