Cegah Corona, Kemenhub: Penumpang Pesawat Jurusan Daerah PSBB Dibatasi 50%

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 12 Apr 2020 04:56 WIB
Pesawat jadi salah satu transportasi andalan masyarakat untuk berpergian, apalagi tujuannya cukup jauh. Lalu, kalau pesawat sudah tak terpakai apa yang terjadi?
Ilustrasi (Foto: Dok. CNN)
Jakarta -

Kementerian perhubungan membatasi jumlah penumpang pesawat udara dari dan ke daerah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penumpang pesawat hanya diperbolehkan 50% dari bangku yang tersedia.

"Pengendalian kegiatan transportasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) untuk transportasi udara meliputi: pengurangan kapasitas (slot time) bandar udara berdasarkan evaluasi," demikian bunyi pasal 14 Permenhub nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi untuk mencegah penyebaran virus Corona seperti yang dilihat detikcom, Minggu (12/4/2020).

"Pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50% (lima puluh persen) dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan jaga jarak fisik (physical distancing)," imbuhnya.

Kemenhub juga mengatur tarif batas atas tiket pesawat. Kebijakan yang diambil maskapai harus sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Penyesuaian tarif batas atas dan/atau pemberlakuan tuslah/surcharge berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.