Novel Baswedan Akan Ikuti Sidang Kasus Penyiraman Air Keras 30 April

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2020 14:32 WIB
Novel Baswedan tiba di rumah.
Penyidik KPK Novel Baswedan (Indra Komara/detikcom)
Jakarta -

Kasus penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan telah memasuki persidangan sejak 3 tahun lalu peristiwa itu dialami Novel. Novel Baswedan mengatakan akan mengikuti persidangan dua terdakwa kasus tersebut, yang akan digelar pada 30 April nanti.

Hal itu disampaikan Novel dalam live video bersama Ketua Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid. Novel mengaku pada persidangan sebelumnya pihak jaksa memintanya hadir sebagai saksi di persidangan. Namun dia berhalangan hadir karena harus berobat ke Singapura terkait kondisi matanya.

"Memang tanggal 2 April kemarin, minggu lalu, dari pengadilan dari jaksa yang menyidangkan kasus dua terdakwa mengundang saya ke sidang. Tapi, karena ada masalah wabah Corona dan ada sedikit masalah kesehatan, waktu itu saya minta ditunda, dan jadwal kembali 30 April. Saya kira ini nanti banyak waktu yang saya dan banyak orang akan mengikuti sidangnya nanti," ujar Novel dalam konferensi pers yang disiarkan di akun Instagram Amnesty Internasional Indonesia, Sabtu (11/4/2020).



Sejak Januari 2020, Novel mengaku kondisi kesehatannya sedikit terganggu sehingga harus bolak-balik ke Singapura. Novel juga mengaku tidak banyak mengikuti perkembangan kasus yang sedang ditangani KPK saat ini.

"Sekarang ini saya tidak terlalu banyak mengikuti kegiatan-kegiatan di KPK karena sejak Januari ada beberapa masalah kesehatan yang harus bolak-balik ke Singapura," ujarnya.

Novel Baswedan Kembali Bercerita soal Kasus Penyiraman Air Keras: