Wawalkot Bogor Ungkap Upaya Tekan Angka Kematian Akibat Corona

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 23:41 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (dok.Youtube Pemkot Bogor)
Jakarta -

Kasus positif Corona di Kota Bogor ada 42 dengan catatan 8 orang meninggal dunia dalam status positif. Wawalkot Bogor Dedie A Rachim menjelaskan upaya pemerintah kota dalam menangani penyebaran virus Corona.

Salah satu cara yang dilakukan Pemkot Bogor adalah menjalankan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sedang diajukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, jika nanti dikabulkan.

""Gimana caranya? Social distancing kan. Social distancing gimana? Dengan pembatasan-pembatasan, ya kan. Jadi PSBB itu salah satu instrumen untuk kita melakukan pembatasan secara luas. Gitu lho maksudnya," kata Dedie, ketika dihubungi, Kamis (9/4/2020).

Dedie menjelaskan tingkat kesembuhan seseorang yang terinfeksi virus Corona berbeda. Bila pasien positif COVID-19 memiliki riwayat penyakit, lanjutnya, akan lebih sulit sembuh.

Dia pun mengungkapkan, warga Kota Bogor tertib dan patuh untuk melakukan social distancing. Namun, lanjutnya, Bogor memiliki permasalahan. Baik Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor, kata Dedie, adalah wilayah perlintasan.

"Kota Bogor ini kan jadi lintasan jalur nasional maupun jalan provinsi. Jadi yang namanya masyarakat dari luar kota, dari Sukabumi, Cianjur, Bandung, mau ke Jakarta, kan lewat Bogor," ungkap dia.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2