MUI Medan soal Tarawih Saat Corona: Berjemaah Bisa di Zona Hijau-Kuning

Ahmad Arfah - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 15:31 WIB
Masjid Raya Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Masjid Raya Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan mengeluarkan tuntunan ibadah di tengah pandemi Corona. Ada sejumlah hal yang diatur dalam tuntutan tersebut.

Dilihat detikcom, Kamis (9/4/2020), terdapat 10 poin dalam tuntutan yang diteken oleh Ketua MUI Medan Mohd Hatta dan Sekretaris MUI Medan Syukri Albani Nasution.

MUI Medan kemudian memberi tuntunan soal ibadah berdasarkan zona potensi penularan COVID-19 yang ditetapkan Pemko Medan. Terdapat tiga zona di Medan, yakni zona hijau, kuning, dan merah.

Zona merah dinilai sebagai lokasi dengan potensi penularan tinggi. Sementara zona hijau dan kuning dinilai rendah.

Dalam poin keenam, MUI Medan memberi tuntunan soal ibadah umat Islam yang ada di zona merah. MUI Medan meminta warga di zona merah mengikuti Fatwa MUI Pusat Nomor 14 Tahun 2020 poin 3 huruf a.

"Dalam kondisi penularan COVID-19 berada pada zona merah berdasarkan keputusan Pemerintah Kota Medan, maka berlaku Fatwa MUI Pusat No 14 Tahun 2020 poin 3 huruf a yaitu dalam hal ia berada di situasi kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan pihak yang berwenang maka ia boleh meninggalkan salat Jumat dan menggantikannya dengan salat Zuhur di tempat kediaman serta meninggalkan jemaah salat lima waktu/rawatib, tarawih dan Id di masjid atau tempat umum lainnya. Dan muazin diminta tetap mengumandangkan azan pada salat lima waktu di setiap masjid," demikian isi tuntunan tersebut.

Pandemi Corona, Menag Imbau Salat Tarawih di Rumah:

Selanjutnya
Halaman
1 2