Minta Warga Tak Mudik, Jokowi Akan Batasi Kapasitas Angkutan-Kendaraan Pribadi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 15:30 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. (Muchlis Jr/Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganjurkan warga, khususnya di Jabodetabek, tidak mudik untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Bantuan sosial disalurkan pemerintah agar warga tidak mudik.

"Pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik. Dan tadi sudah saya sampaikan, saluran bantuan sosial, khususnya Jabodetabek, kita berikan ini agar warga mengurungkan niat untuk mudik," kata Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, Jokowi akan membatasi kapasitas transportasi umum. Begitu juga yang kendaraan pribadi.

"Transportasi umum akan kita batasi kapasitasnya, yang memakai kendaraan pribadi juga akan dibatasi dengan membatasi kapasitas angkut mobil dan motor," ujarnya.

Jokowi mengatakan pemerintah sudah memutuskan ASN, TNI, dan Polri, serta pegawai BUMN dilarang mudik. Namun untuk warga, pemerintah akan mengevaluasi lagi.

"Untuk masyarakat kita akan melihat lebih detail di lapangan kita akan mengevaluasi dari hal-hal yang ada di lapangan," tuturnya.

Jokowi Pastikan ASN, TNI-Polri, Pegawai BUMN Dilarang Mudik:

(idh/fjp)