Petani Sulsel yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Ditemukan Tewas

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 11:25 WIB
petani bulukumba tewas
Petani di Bulukumba Sulsel ditemukan tewas setelah tenggelam menyeberangi sungai membawas mesin padi, (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Seorang petani bernama Anshar (38), yang dilaporkan tenggelam setelah menyeberangi sungai sambil membawa mesin padi di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan tewas. Jasad korban ditemukan mengapung tidak jauh dari titik ia tenggelam.

"Jasad korban ditemukan mengambang di sungai. Ditemukan kurang-lebih 200 meter dari titik korban tenggelam," ujar Koordinator Basarnas Bantaeng Arman Amiruddin saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (9/4/2020).

"Sekarang jasad korban langsung dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans," sambung Arman.

Arman mengatakan jasad Anshar ditemukan pada pukul 10.50 Wita, setelah pencarian hari kedua ini dimulai pukul 07.30 Wita. Anshar dilaporkan tenggelam sekitar pukul 12.30 Wita, pada Rabu (8/4).

"Pencarian hari kedua dibagi 2 SRU (Search dan Rescue Unit). SRU pertama melakukan penyelaman, kemudian SRU kedua melakukan penyisiran di kiri dan kanan sungai mengikuti arus ke arah utara," ujar Arman.

Menurut Arman, jasad korban diduga sempat terjepit di dalam sungai sebelum akhirnya ditemukan mengambang. Dia beralasan sungai di lokasi memang dipenuhi ranting bambu.

"Sebenarnya normalnya 24 jam jasad korban mengambang kalau dia tidak terjepit. Tapi jasad korban dugaannya terjepit, karena di sini banyak rumpun bambu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Anshar menyeberangi sungai sambil membawa mesin padi di Desa Bonto Rannu, wilayah Kajang, Bulukumba. Namun, karena arus sungai yang besar, mesin padi milik Anshar tenggelam. Anshar pun ikut tenggelam saat mencoba menyelamatkan mesin padi tersebut.

"Iya, laporan ada warga tenggelam ini kita terima dari kepala desa, sekarang kita lagi persiapan (melakukan pencarian) di lokasi," ujar Koordinator Basarnas Bantaeng Arman Amiruddin saat dimintai konfirmasi, Rabu (8/4).

(rfs/rfs)