Pekanbaru Belum Siap Ajukan PSBB karena Anggaran Daerah Terbatas

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 23:43 WIB
Ilustrasi istilah-istilah terkait virus Corona, apakah semua paham? (Danu Damarjati/detikcom)
Foto ilustrasi istilah-istilah terkait virus Corona, apakah semua paham? (Danu Damarjati/detikcom)
Pekanbaru -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pekanbaru mengatakan belum ingin mengajukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Alasannya masih terkait dengan anggaran yang terbatas.

"Tadi kita melakukan rapat koordinasi video conference dengan 12 Pemkab dan Pemkot di Riau yang dipimpin Gubernur Riau (Syamsuar). Dari sini dapat kesimpulan sejumlah daerah belum siap melaksanakan PSBB," kata Kepala Kominfo Riau Chairul Riski kepada detikcom, Rabu (8/4/2020).

Rapat ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana persiapan kabupaten dan kota melaksanakan PSBB. Dari pertemuan ini, seluruhnya diketahui terkendala anggaran.

"Persoalan paling mendasar keterbatasan anggaran APBD. Sehingga Pemprov Riau belum bisa melaksanakan PSBB," kata Riski.

Riski mencontohkan keluhan yang disampaikan Pemkot Pekanbaru. Disebutkan saat ini Pemkot telah menganggarkan dana penanggulangan COVID-19 hanya sebesar Rp 110 miliar. Dana sebesar itu jika dilaksanakan PSBB hanya bisa untuk 20 hari.

"Sejumlah kabupaten lainnya juga mengalami kendala yang sama. Mereka masih akan menghitung ulang soal ketersediaan dana untuk PSBB. Jadi sementara belum bisa dilaksanakan PSBB di Riau," kata Riski.

Selain itu, sampai saat ini Riau masih dijadikan pintu pemulangan TKI dari Malaysia. Para TKI dipulangkan ke seluruh provinsi yang ada di Sumatera.

"Ini juga kendala tersendiri, karena Riau masih dijadikan pintu masuk pemulangan TKI yang belum tahu pasti sampai kapan berlangsung. Sampai hari ini sudah ribuan TKI dipulangkan lewat Riau," tutup Riski.

(eva/eva)