Imbas Corona, 19.124 Karyawan di Bali Dirumahkan dan 480 PHK

Angga Riza - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 19:06 WIB
Hari Raya Nyepi 2020 jatuh pada hari ini, umat Hindu menggelar perenungan melalui penyepian. Begini sepinya Bali saat warganya menjalani catur brata atau penyepian.
Ilustrasi suasana Bali saat Corona. (Fikri Yusuf/Antara Foto)
Denpasar -

Jumlah orang terjangkit virus Corona di Indonesia semakin bertambah setiap hari. Hal ini membuat sejumlah perusahaan terkena imbas, termasuk perusahaan di Bali yang terpaksa merumahkan hingga mem-PHK karyawan.

Data yang diperoleh detikcom dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bali (Disnaker) sampai hari ini, Selasa (7/4/2020), ada 19.124 orang yang dirumahkan dan 480 orang di-PHK. Data ini masih terus bergerak atau terus bertambah.

"Datanya sedang bergerak sampai tadi pagi pekerja formal yg dirumahkan 19.124 orang datanya sedang bergerak sampai tadi pagi pekerja formal yang dirumahkan. Yang PHK 480 orang semua datanya masih bergerak sebagai sifatnya sementara," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sumber Daya Mineral Bali Ida Bagus Ngurah Arda saat dihubungi, Selasa (7/4).

Bagi pekerja atau karyawan yang dirumahkan, menurut Arda, belum diketahui sampai kapan. Keputusan masih menunggu perkembangan virus Corona atau COVID-19.

"Tergantung kesepakatan mereka, perkembangan COVID-19," ungkapnya.

Sementara itu, karyawan yang dirumahkan ini merupakan pekerja formal. Termasuk karyawan hotel yang ada di Bali.

"Pekerja formal termasuk mereka yang bekerja di hotel," jelas Arda.

(lir/lir)