PDP yang Wafat di Luwu Positif Corona, Keluarga-Penggali Kubur Dikarantina

Muhammad Riyas - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 16:16 WIB
closeup of a caucasian doctor man holding a world globe with a protective mask with the word coronavirus written in it
Foto Ilustrasi Virus Corona (iStock)
Luwu -

Pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Luwu, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Luwu memutuskan mengarantina keluarga dan penggali kubur PDP tesebut.

"Hasil laboratorium pemeriksaan swab-nya baru keluar hari ini dan dinyatakan positif," kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVDI-19 Luwu AKBP Fajar Dani saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/4/2020).

Fajar menjelaskan, pada saat dimakamkan, PDP tersebut belum mendapat hasil pemeriksaan swab-nya. Namun, proses pemakaman tetap berdasarkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona.

"Yang bersangkutan sudah ada sekitar 3 bulan di Makassar dan mengalami sakit-sakit. Ia dibawa pihak keluarga ke Rumah Sakit Haji sebagai PDP. Kemudian dites swab," terang Fajar.

Dia menyebut lokasi pemakaman pasien tersebut jauh dari permukiman warga. Saat ini, pihak keluarga dan sejumlah penggali kubur pasien tersebut sedang menjalani karantina.

"Tempatnya dikubur di wilayah perbukitan yang jauh dari permukiman. Kedalaman kuburan mencapai 3 meter. Saat ini keluarga almarhumah sudah dikarantina, termasuk 6 orang penggali kubur," terang Fajar.

'OTG' Corona, Kasus yang Buat Pemerintah Wajibkan Masker:

(zak/zak)