Ada Supermoon Dini Hari Nanti, BMKG Minta Warga Pesisir Waspadai Banjir Rob

Antara News - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 15:34 WIB
Fenomena Supermoon bisa dilihat di langit Indonesia, termasuk Jakarta malam ini. Fenomena Supermoon ini istimewa karena yang terakhir di 2017.
Ilustrasi Supermoon. (Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta -

Fenomena Super Pink Moon akan muncul dini hari nanti. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di daerah pesisir mewaspadai terjadinya banjir rob menjelang fenomena supermoon tahun ini.

"Diperkirakan akan ada banjir rob, menyusul fenomena supermoon," kata Kepala Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Hendra Suwarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/4/2020).

Hendra menerangkan supermoon terjadi ketika posisi bulan berada di titik terdekat dengan Bumi, sehingga akan memberikan pengaruh terhadap kemungkinan pasang permukaan air laut.

Pasang air laut tersebut, seperti yang terjadi pada setiap bulan purnama, sering menyebabkan banjir rob yang dapat memengaruhi warga pesisir. Fenomena supermoon terbesar tahun ini akan terjadi pada 8 April pukul 01.08 WIB dini hari.

"Banjir rob ini memang perlu diwaspadai," katanya.

Meski demikian, Hendra menuturkan, warga pesisir pada umumnya sudah mengetahui kemungkinan terjadinya banjir rob setiap kali mendapat informasi tentang kejadian bulan purnama atau kemunculan supermoon. Namun, dia tetap mengimbau warga waspada.

"Ya, di daerah yang biasanya kalau bulan purnama terjadi banjir rob, itu kan sudah rutin, daerah-daerah itu rutin terjadi banjir rob. Jadi umumnya warga sudah tahu," kata dia.

"Imbauannya agar warga (pesisir) tetap hati-hati terhadap kemungkinan banjir rob menyusul adanya fenomena supermoon ini," katanya.

Di titik terdekat dengan Bumi, supermoon diperkirakan akan berjarak sekitar 356.910 kilometer (km) atau selisih sekitar 50 km dibandingkan dengan posisi terjauhnya atau disebut juga dengan minimoon, yaitu sekitar 400.000 km.

Selain terjadi pada 8 April, fenomena supermoon tahun ini terjadi pada 7 Maret dan 7 Mei 2020, dengan yang terbesar akan dapat disaksikan pada 8 April pukul 01.08 WIB dini hari nanti.

(idn/fjp)