Ini Daftar 37 Pernyataan Blunder Pemerintah Soal Corona Versi LP3ES

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 18:37 WIB
Presiden Jokowi di RS Darurat Penanganan COVID-19.
Foto: Muclis Jr/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) menilai pemerintah mengeluarkan sejumlah blunder pernyataan selama pandemi virus Corona (COVID-19). Pernyataan yang dinilai blunder ini dikeluarkan sejak fase awal krisis virus Corona pada akhir Januari lalu.

Direktur Center untuk Media LP3ES, Wijayanto, mengatakan, di awal wabah, pemerintah terkesan menolak peringatan-peringatan yang disampaikan lembaga dunia dan penelitian-penelitian berbagai universitas dunia bahwa virus Corona bisa saja menyerang Indonesia. Ia menyoroti pernyataan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dianggap meremehkan virus Corona.

"Pada fase ini terjadi denial, penolakan, yang berlarut-larut, data di kita Menkes mengatakan 'Tak perlu panik oleh penyebaran virus corona, enjoy saja'. Ini tidak serius mengantisipasinya," ujar Wijayanto, Senin (6/4/2020).

Selain itu, Terawan, sebut Wijayanto, juga terkesan menolak rekomendasi Universitas Harvard pada 11 Februari lalu yang menyatakan virus Corona seharusnya sudah masuk ke Indonesia. "Menteri (kesehatan) malah mengatakan 'wah itu menghina'. Lagi-lagi denial," kata Wijayanto.

Wijanto juga menyinggung statement Menko Polhukam Mahfud MD soal Corona. Mahfud, kata Wijayanto, berkomentar di media sosialnya 'COVID tak sampai ke Indonesia, karena perizinannya berbelit-berbelit'. "Luhut mengatakan 'Corona kan sudah pergi dari Indonesia', jadi lagi-lagi penyataan yang menggampangkan, kepala BNPB juga 'Mungkin karena kita sering minum jamu sehingga kita baik-baik saja'," tutur Wijayanto.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3