Pandemi Corona, Unhas Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Mahasiswa

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 15:06 WIB
Unhas membagikan ratusan paket sembako kepada mahasiswa di tengah pandemi Corona (dok. Istimewa)
Unhas membagikan ratusan paket sembako kepada mahasiswa di tengah pandemi Corona. (dok. Istimewa)
Makassar -

Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelontorkan anggaran kemahasiswaannya menjadi paket stimulan sembako untuk 120 mahasiswa yang tersebar di Kota Makassar. Anggaran kemahasiswaan yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas BEM dan lembaga kemahasiswaan di Fakultas Hukum.

Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Farida Patinggi mengatakan 120 paket stimulan ini dibagikan ke mahasiswanya yang berada di Kota Makassar, baik yang tinggal di rumah maupun rumah kos.

"Paket ini kita harapkan dapat meringankan beban dan menambah semangat mahasiswa kita di tengah pandemi COVID-19," ujar Farida, Senin (6/4/2020).

Pembagian paket berisi beras, telur, minyak goreng, ikan kaleng, susu, dan masker ini dilakukan di gedung Fakultas Hukum kampus Unhas Tamalanrea. Mahasiswa yang telah menerima paket langsung disuruh pulang ke rumah, sesuai dengan anjuran pemerintah untuk physical distancing.

Selain Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Kelautan dan Ilmu Perikanan (FIKP) Unhas sebelumnya membagikan 131 paket ke mahasiswa yang tinggal di rumah kos atau di asrama mahasiswa.

"Situasi sekarang juga ikut menyulitkan mahasiswa yang masih tetap berada di Makassar dan tinggal di kos-kosan. Karena kebanyakan mahasiswa mengkonsumsi makanan cepat saji. Tapi karena situasi sekarang, akhirnya banyak warung makan yang tutup, ini akan memengaruhi kondisi mereka," tutur Dekan FIKP Unhas Farid Samawi.

Sementara itu, menurut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unhas Prof. Andi Arsunan Arsin, pihak Rektorat Unhas mengapresiasi kegiatan pembagian paket stimulan kepada mahasiswa FH dan FIKP Unhas.

"Alhamdulillah seluruh bidang kemahasiswaan di Unhas semua bergerak melakukan hal sama untuk sebagai wujud kepedulian Unhas saat terjadi wabah COVID-19," ujar Arsunan.

(mna/jbr)