208 WN China Gagal Pulang, RRC Belum Terima Permohonan Penerbangan RI

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Minggu, 05 Apr 2020 19:47 WIB
WN China tertahan di Bandara Soekarno-Hatta. (Dok Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandar Soekarno-Hatta)
WN China tertahan di Bandara Soekarno-Hatta. (Dok Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandar Soekarno-Hatta)
Jakarta -

Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Rakyat China (RRC) untuk Indonesia menerbitkan keterangan terkait ratusan warga negara China yang gagal terbang ke Guangzhou, China. Kedubes China mengatakan belum menerima aplikasi apapun dari penerbangan Garuda.

Informasi tersebut tertuang dalam situs resmi Kedubes China untuk Indonesia pada Jumat (3/4/2020). Disebutkan, pihak China bersama Indonesia telah melakukan penangguhan penerbangan sejak bulan Februari 2020.

"Pada bulan Februari 2020, pemerintah Indonesia mengumumkan penundaan penerbangan langsung antara China dan Indonesia, dan menegaskan kembali kebijakan terkait pada bulan Maret. Apabil ada pihak China dan Indonesia yang hendak melakukan penerbangan temporer maka perlu bernegosiasi dan mendapatkan persetujuan resmi terlebih dahulu," tulis keterangan di situs tersebut yang dilihat detikcom pada Minggu (5/4/2020).

"Departemen Penerbangan Sipil China belum menerima pengajuan permohonan terkait hal ini (penerbangan) dari maskapai penerbangan Indonesia, Garuda," sambung keterangan Kedutaan China untuk RI itu.

Pihak Kedubes China menyatakan rasa keprihatinan atas kejadian batalnya kepulangan WN China pada Jumat (3/4) kemarin. Otoritas China meminta agar penerbangan Garuda dapat menangani masalah tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2