Lengser dari Menko Kesra, Alwi Jadi Mak Comblang

Lengser dari Menko Kesra, Alwi Jadi Mak Comblang

- detikNews
Senin, 12 Des 2005 14:26 WIB
Jakarta - Menjodohkan dua insan ternyata bukan satu-satunya kerjaan mak comblang (perantara). Tugas mak comblang kini lebih luas lagi yaitu 'ngejodohin' dua negara. Paling tidak itu yang ada di benak mantan Menko Kesra Alwi Shihab."Saya ini sekarang berperan sebagai mak comblang. Tugas saya sekarang menjembatani pemerintah dengan negara-negara di Timur Tengah," ungkap Alwi usai menyerahkan jabatan Menko Kesra ke tangan Aburizal Bakrie di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (12/12/2005).Saat ini, imbuh Alwi, ia harus tahu apa yang diinginkan pemerintah dan negara-negara Timur Tengah yang akan 'digarapnya'. "Misalnya apa yang diinginkan Kuwait, Saudi Arabia dan Iran. Lalu dari pemerintah di sini, apa saja kendala-kendalanya," kata Alwi.Dalam mengemban tugas barunya sebagai penasihat Presiden SBY untuk negara-negara Islam dan Islamic Development Bank (IDB), Alwi menuturkan, tugasnya memang tidak jauh dari upaya meningkatkan hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara tersebut di masa yang akan datang."Kita mulai dengan menjelaskan perubahan-perubahan yang positif yang sudah terjadi di Indonesia. Bagaimana iklim investasi yang sudah kondusif dan penegakan hukum," katanya. Alwi yang juga mantan Menlu itu mengungkapkan, sudah bertemu beberapa kepala negara di kawasan Timur Tengah. Dari pertemuan itu, mereka mengaku sangat tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.Alwi juga mengaku kepala negara di kawasan Timur Tengah menyambut baik pengangkatan dirinya di pos baru. Mereka berharap tugas baru yang diembannya dapat meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi. Untuk itu, ia minta kepada Menneg BUMN Sugiharto dan Pertamina agar memberikan data soal investsi perminyakan yang mereka inginkan."Saya harap Menneg BUMN dan Pertamina mendengar apa yang diinginkan negara-negara Timur Tengah, yaitu kendala yang tidak bisa diatasi agar ada jembatan yang baik antara pengusaha di sana dan pemerintah di sini," katanya.Alwi juga menjelaskan program jangka pendeknya yang akan dilakukan, yakni bagaimana bank-bank Islam bersedia mengucurkan dana ke bank-bank syariah di Indonesia. "Saya sudah menghubungi pimpinan bank Islam dan saya berusaha untuk mendapatkan kapital agar bisa disalurkan ke rakyat miskin," katanya. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads