Pekan Depan KUHP Baru Disahkan, Aliansi Protes Keras!

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 11:32 WIB
Ada pemandangan menarik saat melintasi Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Mural menolak RKUHP menghiasi dinding jalan itu.
Mural menolak RKUHP di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jaktim (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

DPR menyetujui untuk mengesahan RUU KUHP menjadi UU untuk mengganti KUHP warisan kolonial pekan depan. Aliansi Nasional Reformasi KUHP memprotes keras langkah itu.

"Berita tentang DPR yang akan mengesahkan RKUHP dalam seminggu merupakan kabar yang memprihatinkan," kata anggota Aliansi, Miko Ginting, kepada detikcom, Jumat (3/4/2020).

Menurut Aliansi, langkah tersebut jelas tidak menunjukkan niat baik pemerintah maupun DPR. Masih menjadi catatan, sebelumnya DPR menunjukkan ketidakpekaannya dengan meminta tes COVID-19 terhadap anggota dan keluarganya. Berita tentang rencana DPR mengesahkan RKUHP dalam sepekan di masa darurat COVID-19 ini akan menambah catatan buruk DPR dan pemerintah.

"Selain tindakan terburu-buru yang dipastikan akan mengesampingkan kualitas substansi, RKUHP yang akan disahkan juga kemungkinan mengandung ketentuan-ketentuan yang tidak akan relevan lagi dengan konteks sosial masyarakat Indonesia ke depan," ujar Miko.

"Ditambah masih banyak masalah yang timbul dari pasal-pasal yang saat ini harusnya lebih dalam dan menyeluruh untuk dibahas," ucap pengajar Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jantera itu.