MUI Medan Minta Warga Tak Tolak Jenazah Pasien Corona: Itu Bukan Aib

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 17:53 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Foto Ilustrasi Corona (iStock)

Hatta pun mengingatkan orang yang meninggal karena terinfeksi Corona bukanlah aib. Dia juga meminta masyarakat tidak mengucilkan keluarga dari pasien yang positif Corona.

"Bahwa orang yang meninggal terpapar COVID-19 ini, itu bukan aib. Nah, sehingga tidak perlu untuk menjadi aib seseorang, apalagi keluarga sehingga dia dikucilkan, dijauhkan. Mereka ini adalah orang yang terpapar bukan kehendak dia, tapi Allah," tuturnya.

Hatta mengimbau masyarakat bijak dalam menghadapi situasi terkait Corona. Dia mengutip salah satu ayat dalam Al-Qur'an.

"Coba lihat surat Al-Imran 142, Allah ingatkan di sana, orang yang bisa keluar dari keadaan yang mencekam ini dengan dua hal. Pertama disebutkan jahadu. Jahadu itu disebut berjihad, bersungguh-sungguh dalam melakukan hal-hal yang dapat menjadikan seorang tertular atau menularkan kepada orang lain. Yang kedua, sabar. Allah mengatakan hanya orang orang yang sabar yang bisa keluar dari persoalan-persoalan ini. Jadi jangan gegabah, menerima ini," tuturnya.

Sebelumnya, spanduk penolakan pemakaman jenazah pasien Corona sempat terpasang di Simalingkar B, Medan, pada Senin (30/3). Namun, spanduk tersebut telah diturunkan pada Selasa (31/3).

Pemko Medan dan Pemprov Sumut pun menyiapkan lahan kuburan khusus bagi pasien terkait Corona yang wafat. Nantinya, seluruh proses pengurusan jenazah dilakukan tim medis.

selanjutnya
Halaman

(haf/haf)