Cegah Corona, Desa Cillelang Sulsel Perketat Akses Keluar-Masuk Warganya

Hasrul Nawir - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 13:41 WIB
Palang Bambu yang Batasi Akses Keluar Masuk di Desa Cillelang
Foto: Palang Bambu yang Batasi Akses Keluar Masuk di Desa Cillelang (Hasrul-detik)
Barru -

Sejumlah desa di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan ramai-ramai menerapkan karantina lokal dengan menutup akses jalan masuk ke perkampungan. Warga memasang palang pintu di wilayah dusun pemukiman warga, hal ini untuk mencegah penyebaran Corona.

Salah satu desa yang sudah menerapkan adalah Desa Cillelang di Kecamatan Soppeng Riaja. Desa itu menutup sebagian besar jalan kampung dengan pagar, sementara akses masuk dan keluar dijaga oleh warga secara bergantian

"Hal ini bertujuan membatasi pergerakan orang keluar masuk di wilayah kami," kata Kepala Desa Cillelang Rudi Hartono, Kamis (2/4/2020).

Untuk mengawasi pergerakan warga, Rudi membentuk tim relawan yang jumlahnya 60 orang. Mereka berjaga bergiliran di tiap palang pintu. Mereka mendata siapa saja yang keluar-masuk di daerahnya.

"Karantina lokal ini merupakan upaya kami melindungi warga dari wabah virus Corona, selain sosialisasi yang kita lakukan setiap hari," terangnya.

Selain menutup akses jalan, Rudi juga memberlakukan jam malam. Di atas pukul 22.00 WITA, tidak ada lagi yang diperkenankan keluar-masuk. Selain itu, orang yang ingin masuk di wilayahnya wajib cuci tangan terlebih dahulu di tempat yang sudah disiapkan.

"Kita harapkan warga bisa memahami kondisi sekarang, kita harus saling jaga,"terangnya.

Sementara itu, Bupati Barru, Suardi Saleh mengaku karantina lokal yang dilakukan oleh warga memang telah dibicarakan sebelumnya. Suardi mengimbau agar pembatasan jalan ini tidak menghalangi akses logistik warga.

"Tetapi kita tekankan, penutupan jalan jangan sampai menghalangi akses orang dalam kampung dan logistik, penutupan untuk memudahkan kontrol," kata Suardi.

Karantina Mandiri, Kampung ini Bikin Portal Satu Pintu:

(zap/zap)