Round-Up

Wanti-wanti Trump ke Warga AS Karena Corona Makin Mengganas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 05:32 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi kasus corona di AS akan berakhir pada bulan Juli. Kok bisa?
Foto: Presiden Donald Trump (dok. AP Photo)
Jakarta -

Jumlah total kasus positif Corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) menembus angka 189.510. Tak hanya jumlah kasus, angka kematian orang yang terinfeksi virus Corona di AS pun fantastis, mencapai 811 kematian selama 1 x 24 jam.

"Ini akan menjadi dua pekan yang sangat menyakitkan, sangat, sangat menyakitkan," kata Presiden AS Donald Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/4/2020).

Bahkan Gedung Putih mengingatkan bahwa virus mematikan ini bisa menewaskan hingga 240 ribu warga AS. "Saya ingin semua warga Amerika bersiap untuk hari-hari sulit yang ada di depan," imbuh Trump.

Trump akhirnya mengakui bahwa risiko yang dipicu virus Corona jauh lebih buruk dari flu biasa. Pernyataan ini bertolak belakang dengan pernyataan Trump sebelumnya yang meremehkan virus Corona.

Trump kini menyebut bahwa 'banyak orang' yang sebelumnya menyarankan agar AS membiarkan virus Corona, karena sama seperti flu musiman. Pandangan Trump kini berubah.

"Itu (virus Corona-red) bukan flu. Itu ganas," tegasnya, sambil membahas seorang teman dekatnya yang berjuang melawanCorona dan kini dalam keadaan koma.

Dilansir Reuters dan CNN, jumlah tersebut tercatat sebagai kematian tertinggi dalam sehari di wilayah AS. Hampir separuh dari angka kematian disumbang negara bagian New York, yang merupakan pusat penyebaran virus Corona di wilayah AS.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4