Ma'ruf Bicara Kemungkinan Karantina Wilayah di Kelurahan, Ini Kata Jubir Corona

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 07:02 WIB
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Achmad Yurianto (Foto: dok.BNPB)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah menyiapkan opsi penerapan karantina wilayah berbasis kelurahan untuk menangani wabah virus Corona (COVID-19). Padahal Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto pun mempertanyakan pernyataan Ma'ruf. Sebab, kata pria yang akrab disapa Yuri itu, PSBB dan karantina wilayah adalah dua hal yang berbeda. Penerapan PSBB tak sejalan dengan karantina wilayah.

"Nggak nyambung, nggak ketemu," kata Yuri itu, saat dihubungi, Rabu (1/3/2020).

Yuri menjelaskan banyak ketidakjelasan dengan penerapan karantina wilayah, apalagi jika itu berbasiskan kelurahan. Menurut dia, sulit menerapkan karantina wilayah di Indonesia.

"Milihnya kelurahan itu gimana? Karena nggak jelas semuanya itu lah nggak dipilih. Coba kalau kelurahan ditutup, emang jalannya cuma satu. Emang polisinya harus gandengan tangan gitu. Emang ada kelurahan yang penduduknya semuanya positif. Ya makanya kemudian itu sulit dipikirkan ngapain itu dipilih. Itu proses pikir yang ada di kita sejak dua minggu yang lalu. Kelurahan yang merah itu gimana," tuturnya.

Cegah Penyebaran Corona, Pemerintah Rilis Aplikasi 10 Rumah Aman:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3